Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Street Mini 4, Cara Komunitas Bermain Mobil Balap Mini Bertenaga Baterai

Fendy Hermansyah • Senin, 13 Februari 2023 | 15:16 WIB
KOPDAR: Pecinta  Street Mini 4WD bermain di halaman parkir supermarket di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. (Yulianto Adi Nugroho)
KOPDAR: Pecinta Street Mini 4WD bermain di halaman parkir supermarket di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. (Yulianto Adi Nugroho)
Tak Ada Sirkuit, Halaman Parkir Jadi Ajang Adu Kecepatan

Mobil Tamiya jadi mainan yang tak lekang oleh zaman. Tak cuma anak-anak, miniatur mobil balap bertenaga baterai ini juga digemari orang dewasa. Selain di sirkuit, balapan Tamiya kini banyak dimainkan di pelataran berlantai paving melalui olahraga Street Mini 4 Wheel Drive (DW).

YULIANTO ADI NUGROHO, Kota, Jawa Pos Radar Mojokerto

STREET Mini 4WD adalah gabungan antara olahraga berlari atau jogging dengan hobi balapan mobil Tamiya. Komunitas pecinta olahraga ini sudah tersebar di mana-mana. Salah satunya Mojokerto. Di pelataran parkir supermarket, alun-alun, halaman kantor. Seminggu sekali, mereka bertemu untuk kopdar sekaligus ’’memanasi mesin”.

”Buat seru-seruan saja. Yang utama lebih kepada kebersamaan sesama pecinta Tamiya,” Gigih Rio Perdana, salah satu pecinta Street Mini 4WD yang tergabung dalam komunitas Play On Mojokerto. Sebagaimana bermain Tamiya di sirkuit, Street Mini 4WD juga mengandalkan kecepatan. Mobil andalan masing-masing pemilik beradu kecepatan di rute yang telah ditentukan.

Bedanya, selama balapan, pemilik Tamiya ikut berlari sambil mengarahkan mainannya menggunakan stik agar tidak keluar jalur. Momem inilah yang membuat kegiatan semakin seru. Selain menguji ketangkasan mainan, kecepatan berlari pemiliknya pun sangat menentukan. ”Kalau di street ini setting-an Tamiya-nya berbeda. Dibuat ada suspensi agar lebih stabil di jalan yang tidak rata,” ujar Rizal Alfi, pecinta Street Mini 4WD asal kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Selain mendapat keseruan dari hobinya, Rizal mengaku bisa berolahraga sembari bermain bersama komunitasnya. Terlebih dalam setiap kegiatan, yang datang tidak hanya pecinta dari Mojokerto. Melainkan dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Malang, Kediri, sampai Surabaya. ”Lebih seru begini karena sambil olahraga. Kalau di sirkuit sambil diam, kalau begini kan mau tidak mau harus ikut lari,” tuturnya.

Mobil Tamiya merupakan produkan asal Jepang. Mainan ini banyak digemari generasi 90-an. Mobil mainan bertenaga baterai dan dinamo kecil ini sangat digemari anak-anak. Mereka memainkannya di sirkuit. Kini, Tamiya pun jadi ajang hobi orang dewasa. Dan, Street Mini 4WD adalah kelas balapan lain yang arenanya berada di luar sirkuit. Olahraga ini bahkan sudah resmi terdaftar menjadi cabang baru di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). (ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #tamiya #mojokerto kota #kota onde-onde #pacet mojokerto #trawas #pacet #kerajaan majapahit #street mini 4 #tenaga baterai #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #mobil balap mini #soekarno #trowulan #onde-onde