JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, bacaan niat shalat tarawih kembali menjadi perhatian umat Muslim.
Ibadah sunnah yang hanya dilaksanakan pada malam Ramadhan ini mendorong banyak orang mempersiapkan diri sejak awal, termasuk menghafal niatnya.
Shalat tarawih merupakan ibadah malam yang dikerjakan setelah salat Isya selama bulan Ramadhan. Selain mempersiapkan fisik untuk menjalankan ibadah, masyarakat juga mulai mencari referensi bacaan niat agar pelaksanaan shalat dapat dilakukan dengan benar.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Brebes Titip Pesan untuk Keluarga
Dalam berbagai panduan ibadah yang disampaikan lembaga keagamaan seperti Kementerian Agama, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah, dijelaskan bahwa niat merupakan ketetapan hati untuk melaksanakan ibadah. Melafalkan niat hukumnya sunnah dan bertujuan membantu menghadirkan kekhusyukan.
Berikut bacaan niat shalat tarawih yang umum digunakan:
- Niat sebagai Imam
Ushalli sunnatat tarāwīḥi rak‘ataini imāman lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala. - Niat sebagai Makmum
Ushalli sunnatat tarāwīḥi rak‘ataini ma’mūman lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala. - Niat Shalat Sendiri
Ushalli sunnatat tarāwīḥi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Baca Juga: Dispendik Kabupaten Mojokerto Minta Sekolah Kurangi Aktivitas Fisik bagi Siswa
Perbedaan bacaan tersebut terletak pada penyebutan posisi shalat, sementara inti niatnya tetap sama, yakni melaksanakan ibadah sunnah tarawih dengan ikhlas karena Allah.
Fenomena meningkatnya pencarian bacaan niat ini hampir selalu terjadi setiap menjelang Ramadhan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan suci sekaligus mempersiapkan ibadah sejak awal.
Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah. Memahami bacaan niat shalat tarawih sejak dini diharapkan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih mantap dan khusyuk, terutama pada malam-malam pertama Ramadhan. RICA
Editor : Imron Arlado