Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Raih Juara I Masjid Award 2025 DMI Provinsi Jawa Timur

Imron Arlado • Selasa, 9 Desember 2025 | 01:39 WIB
Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Raih Juara I Masjid Award 2025 DMI Provinsi Jawa Timur.
Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Raih Juara I Masjid Award 2025 DMI Provinsi Jawa Timur.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto sukses meraih juara 1 Masjid Award ke-4 kategori masjid agung yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan dalam rangka memberikan apreasiasi sebagai bentuk dukungan agar masjid-masjid di Jatim dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan kepada jemaah tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr HC Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si, di Islamic Center Surabaya, Jumat (5/12).

Selain menerima piagam penghargaan, masjid di Jalan KH Hasyim Asyari Nomor 1, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, ini juga menerima trofi dan perangkat pendukung peribadahan.

”Ke depan, dakwah bil lisan yang selama ini dikembangkan masjid-masjid perlu diimbangi dengan bil mal,” tutur Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wisata Religi PP DMI Dr KH Anang Rikza Masyhadi, dan Ketua DPW DMI Jatim Dr KH M Sudjak, M.Ag.

Penghargaan Masjid Award ini diterima langsung oleh perwakilan pengurus Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto, H Nanang Khoiruddin, S.Pd, sekaligus sebagai koordinator bidang riayah.

Kesuksesan dalam meraih juara I oleh masjid agung yang didirikan Bupati Mojokerto Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III atau Raden Aersadan tahun 1866, ini tak lepas dari komitmen visi pengurus yayasan dan takmir masjid. Yakni, menjadikan Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto sebagai pusat peradaban Islam modern berbasis digital, sosial, dan ekonomi umat.

”Kami menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada jajaran pengurus, jemaah, dan semua elemen masyarakat atas kepercayaan, dukungan, dan doanya selama ini. Sehingga tahun ini kami dipercaya mendapat amanah sebagai juara I dalam Masjid Award,” terang Ketua Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Dr KH Abdul Halim Hasyim, M.Pd.I didampingi Ketua Yayasan Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Ir H Sudarno.

Sebelumnya, tahap seleksi Masjid Award yang digelar rutin setiap tahun oleh DMI Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti 70 masjid dan musala se-Jatim.

Dengan kategori penilaian, masjid agung, masjid besar, masjid jamik, masjid perkantoran/rest area/wisata, masjid perkampungan/perumahan, dan kategori musala. Di mana, program ini bertujuan untuk memberikan motivasi agar pengelolaan masjid berjalan profesional dan mampu memaksimalkan perannya sebagai pusat peradaban umat.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Ismail Abdul Rochman, M.Pd, menambahkan, keberhasilan dalam meraih juara I tersebut berkat sinergitas para pengurus takmir dan yayasan dalam mewujudkan manajerial program pelayanan peribadahan yang profesional dan bermanfaat.

Pertama, fungsi bidang idaroh, yang meliputi tata kelola masjid: administrasi, sekretariat, pengelolaan keuangan, keamanan, hingga manajemen perkantoran. Kedua, fungsi imaroh, tak lain adalah menghidupkan kegiatan masjid agar dicintai jemaah dan semua kalangan usia.

 

Baca Juga: Mutiara Anak Sholeh 2 Mojokerto Peringati Hari Ibu, Siswa Ekspresikan Rasa Sayang ke Orang Tua

 

Ketiga, fungsi tarbiyah, dengan menyelenggarakan pendidikan non-formal. Meliputi, taman pendidikan Alquran, diniyah, dan pengajian rutin. Sedangkan, keempat, fungsi riayah, yaitu merawat dan mengembangkan sarana masjid, termasuk menjaga kebersihan, kesucian, keindahan, dan aspek keamanan.

Selain itu, juga ada fungsi ijtimaiyah, yang berorientasi terhadap pelayanan sosial untuk jemaah dan masyarakat sekitar. Dengan harapan, jemaah merasa aman dan nyaman ketika beribadah di masjid.


”Insya Allah, ke depan, Masjid Agung Al-Fattah akan terus berupaya mengembangkan masjid modern berbasis digital, sosial, dan ekonomi umat ini dengan baik, agar senantiasa memberikan manfaat bagi umat,” paparnya.

Seperti, lanjut Ismail, menerapkan masjid ramah anak, ramah lingkungan, ramah jemaah, dan ramah disabilitas. ”Hal itu kita dukung pula dengan terus mengembangkan penyediaan sarana-prasarana modern, serta perpustakaan masjid bagi para jemaah untuk meningkatkan literasi,” imbuhnya.

 

 

Sebagai program pemberdayaan ekonomi keumatan, masjid yang kini memasuki usia 159 tahun tersebut juga sukses mengembangkan inovasi baru. Diwujudkan melalui launching parfum Famoo yang diproduksi secara kreatif dan kekinian oleh Remaja Masjid (Remas) Agung Al-Fattah Kota Mojokerto. Bahkan, pemasaran produknya kini mampu menembus pasar regional Jawa Timur.

”Ke depan, kami berharap masjid agung dapat terus berinovasi dalam hal memberikan kenyamanan, ketenangan, dan kemakmuran bagi jemaah,” tandasnya.

Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Dr KH Akhmad Jazuli Aziz, SH, M.Si, menambahkan, penghargaan Masjid Award ini tentu menjadi pemantik bagi para pengurus masjid agar semakin inovatif dalam menjalankan fungsi-fungsi kemasjidan.

”Sebab, masjid yang baik adalah masjid yang memberikan manfaat secara luas. Bukan sekadar sebagai tempat ibadah, namun juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan, dan pemberdayaan umat,” tegas Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jawa Timur ini. (ris)

Editor : Imron Arlado
#masjid award #dewan masjid indonesia #gubernur jawa timur #Islamic Center Surabaya #masjid agung #Kota Mojokerto #takmir masjid