KABUPATEN - Korban terakhir santri Ponpes Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, yang tenggelam di Pantai Balekambang, Malang, akhirnya ditemukan, Jumat (11/4) sore.
Dengan demikian, seluruh korban yang berjumlah tiga orang kini sudah terevakuasi semua.
"Alhamdulillah semua korban laka air sudah ditemukan, ketemunya barusan," kata Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Yo'ie Afrida Soesetyo Djati yang menerima informasi dari tim SAR gabungan di Malang pukul 15.00.
Korban terakhir tersebut adalah M. Fahmi Sirrillah, 15. Remaja asal Gemuruh, Gedangan, Sidoarjo, itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Sebelumya, pada Jumat pagi, tim SAR telah mengevakuasi jasad dua korban lain.
Keduanya meliputi Yasser Arafat Inniwana, 15, warga Semolowaru Utara, Sukolilo, Surabaya, dan M. Luthfi Munawar, 15, warga Kapasri, Genteng, Surabaya.
Yasser ditemukan dalam operasi SAR pukul 07.38 dengan posisi sekitar 1 mil laut dari tempatnya hanyut.
Selang satu jam kemudian giliran Luthfi yang ditemukan dengan jarak hampir sama.
"Para korban dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang, untuk penanganan lebih lanjut," kata Nanang Sigit P. H, Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Sebelumnya tujuh santri Amanatul Ummah berwisata di Pantai Balekambang, Bantur, Kabupaten Malang, Rabu (9/4) siang.
Di antara mereka, tiga korban tenggelam saat bermain di area pantai sekitar palung. Mereka merupakan pelajar kelas 9 MTs yang sedang berlibur secara mandiri. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah