Almarhum dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dari rumah duka di Lingkungan/Kelurahan Blooto, RT 04/RW 02, Kecamatan Prajurit Kulon untuk dikebumikan.
Ali Kuncoro bertakziah ke rumah duka bersama jajaran Pemkot Mojokerto. Kepada keluarga mendiang Khoirul Anam, Pj wali kota menyampaikan ungkapan duka cita mendalam atas meninggalnya bapak dua anak tersebut.
"Hari ini kita sama-sama hadir di sini (rumah duka, red) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada saudara kita, kepada salah satu karyawan terbaik yang dimiliki oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto menuju peristirahatan yang terakhir," ungkapnya.
Sebelum memberangkatkan jenazah menuju tempat persemayaman, Ali Kuncoro mengajak para petakziah untuk bersama-sama mendoakan almarhum yang meninggal saat menjalankan tugas sebagai penyapu jalan akibat kecelakaan lalu lintas, Senin (26/2).
"Mari kita doakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala dosa-dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya," harapnya.
Kepada pihak keluarga, Pj wali kota juga memberikan penguatan sekaligus menyalurkan santunan.
Selain istri, almarhum juga meninggalkan dua buah hati yang masih menempuh pendidikan di jenjang SD dan SMP.
"Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberi ketabahan, diberi keikhlasan dan diberi kekuatan untuk dapat terus melanjutkan perjuangan almarhum Khoirul Anam," tuturnya.
Santunan yang diberikan kepada keluarga almarhum berasal dari Pemkot Mojokerto dan BPJS Ketenagakarjaan sebesar Rp 299.135.816.
Masing-masing terdiri dari progam manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) hingga mengakibatkan meninggal dunia sejumlah Rp 129.982.576, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 13.653.240, serta beasiswa untuk dua anak Rp 155.500.000.
"Beasiswa ini untuk menggaransi kebutuhan biaya pendidikan kedua anaknya sampai nanti di jenjang perguruan tinggi," pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah