AFA, 11, warga Perum Jetis Permai tenggelam usai terpeleset saat bermain bersama tiga rekannya.
Jasad korban ditemukan warga sekitar tersangkut bambu yang tumbang yang berjarak 500 meter dari titik.
Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30. Saat itu, korban bersama MNA, 11; KVS, 13; dan ML, 11, tengah bermain di pinggir sungai.
Tiba-tiba korban ingin menjajaki kedalaman sungai menggunakan kaki.
Namun belum sampai kakinya menyentuh air, tiba-tiba tubuh korban terpeleset dan tercebur sungai yang alirannya deras usai dilanda hujan.
Melihat hal itu, sontak ketiga teman korban berusaha menolong.
Dengan menarik tangannya saat tersangkut di jembatan bambu sekitar lokasi.
Akan tetapi, upaya rekan korban ternyata sia-sia. Derasnya aliran air membuat korban tak berdaya hingga harus terseret dan tenggelam.
’’Menurut keterangan warga setempat, korban bermain di bantaran sungai dan terpeleset hingga jatuh ke dalam sungai,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim kemarin.
Melihat kejadian itu, ketiga rekan korban masih sempat berusaha menolong dengan mencari dan menyusuri pinggiran sungai.
Termasuk mencari bantuan ke warga sekitar untuk ikut mencari dan menyusuri sungai.
Namun lagi-lagi upaya tersebut berakhir sia-sia. Tubuh AFA akhirnya ditemukan Dodik Sujatmoko, warga setempat tersangkut bambu yang tumbang berjarak 500 meter dari lokasi kejadian dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Meski sempat dibawa ke Puskesmas Jetis untuk mendapat pertolongan, akan tetapi usaha itu tak membuahkan hasil.
’’Sekitar pukul 16.30, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersangkut bambu yang tumbang kurang lebih 500 meter dari tempat kejadian,’’ pungkasnya. (far/vad)
Editor : Fendy Hermansyah