Setelah Jalur Pacet-Cangar Dibuka Terbatas
PACET - Tiga objek wisata alam di sepanjang jalur Pacet-Cangar, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, kembali beroperasi, kemarin (23/4). Hal ini seiring dengan kembali dibukanya akses jalan alternatif Mojokerto-Kota Batu setelah tiga pekan ditutup akibat insiden tanah longsor.
Tiga tempat wisata tersebut meliputi, Air Terjun Watu Lumpang, Wisata Panorama Petung Sewu, dan Air Terjun Watu Ondo. ”Per hari ini (kemarin, Red), tiga wisata tersebut sudah dibuka lagi. Kita sesuaikan dengan dibukanya jalur Pacet-Cangar,” ujar Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Ahmad Wahyudi, kemarin.
Kembali beroperasinya tiga objek wisata ini menyusul wisata Pemandian Air Panas Cangar yang lebih dahulu dibuka pada 16 April lalu. Wahyudi menyebutkan, tidak ada perubahan jam operasional pada tiga wisata alam di wilayah Mojokerto itu. Para pelancong bisa berkunjung mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00.
Artinya, operasional wisata tidak melebihi pembatasan akses ruas jalan alternatif Mojokerto-Kota Batu pada pukul 05.00 hingga pukul 18.00. Tetapi, seluruh wisata di kawasan Gunung Arjuno dan Welirang, lanjut Wahyudi, akan ditutup sewaktu-waktu jika terjadi cuaca buruk.
”Jadi kalau sedang cuaca ekstrem langsung kita tutup. Karena sistem buka tutup jalur Pacet-Cangar juga begitu,” jelasnya. Di hari pertama dibuka setelah tiga pekan ditutup, belum ada lonjakan jumlah kunjungan pada ketiga destinasi wisata tersebut. ”Jumlah kunjungannya masih belum banyak,” tandas Wahyudi.
Sebelumnya, empat objek wisata alam di sepanjang jalur Pacet-Cangar tersebut ditutup sementara sejak 3 April lalu. Atau tepat setelah terjadi tanah longsor yang menewaskan 10 orang pengguna jalan. Penutupan ini berdasarkan Surat Pengumuman Tahura Raden Soerjo Nomor 522/ 303 / 123.7.2/2025 tentang Penutupan Sementara Aktivitas di Kawasan Tahura Raden Soerjo. Keempat wisata yang dikelola UPT Tahura R. Soerjo ini bertahap kembali dibuka seiring progres penanganan pasca longsor. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi