Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purging pada Wajah: Penyebab, Tanda, dan Cara Mengatasinya

I
Penulis: Imron Arlado❯

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit.
Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Purging pada wajah adalah kondisi yang sering terjadi ketika seseorang mulai menggunakan produk skincare baru yang mengandung bahan aktif seperti retinol, AHA, atau BHA. Banyak orang mengira kondisi ini sebagai jerawat yang semakin parah, padahal purging sebenarnya adalah proses alami kulit dalam beradaptasi dan melakukan pembersihan dari dalam.

Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit. Saat sel kulit lama digantikan lebih cepat, kotoran, minyak, dan sumbatan di pori-pori yang sebelumnya “tersembunyi” akan lebih cepat muncul ke permukaan. Akibatnya, wajah bisa terlihat bruntusan atau muncul jerawat kecil dalam waktu singkat setelah mulai memakai produk baru.

Biasanya purging muncul di area wajah yang memang sebelumnya sering berjerawat, seperti dahi, pipi, atau dagu. Kondisi ini juga muncul tidak lama setelah penggunaan produk skincare baru dimulai, terutama produk yang bersifat eksfoliasi atau mengandung bahan aktif kuat. Bentuknya cenderung kecil, tidak terlalu meradang, dan dalam banyak kasus akan membaik dengan sendirinya setelah beberapa minggu.

Perlu dibedakan antara purging dan breakout. Purging terjadi karena proses percepatan regenerasi kulit dan biasanya bersifat sementara, sedangkan breakout adalah reaksi negatif kulit terhadap produk yang tidak cocok atau menyebabkan iritasi. Breakout sering muncul di area yang sebelumnya tidak bermasalah dan bisa semakin parah jika penggunaan produk dilanjutkan.

Jika mengalami purging, hal yang paling penting adalah tidak panik dan tidak langsung menghentikan semua produk skincare. Biasanya kulit hanya perlu waktu untuk beradaptasi. Penggunaan skincare sebaiknya tetap dilanjutkan secara perlahan, disertai pelembap untuk menjaga skin barrier agar tetap sehat. Selain itu, penggunaan sunscreen juga penting agar kulit tidak semakin sensitif terhadap sinar matahari.

Namun, jika kondisi jerawat semakin parah, terasa perih, menyebar ke area baru, atau tidak membaik setelah lebih dari satu hingga dua bulan, kemungkinan besar itu bukan purging melainkan iritasi atau breakout. Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya penggunaan produk dihentikan dan kulit perlu dievaluasi kembali, bahkan bisa berkonsultasi dengan dokter kulit jika diperlukan.

Purging pada dasarnya adalah bagian dari proses perbaikan kulit, meskipun secara tampilan bisa membuat tidak nyaman. Dengan pemahaman yang tepat, kondisi ini bisa dihadapi dengan lebih tenang karena biasanya hanya bersifat sementara dan akan membaik seiring waktu.

NENSI

Advertisement
Editor : Redaksi Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Sunrise Mall Mojokerto Sajikan Skin Analysis Gratis dan Promo IPL Treatment hingga Ratusan Ribu

Sunrise Mall Mojokerto Sajikan Skin Analysis Gratis dan Promo IPL Treatment hingga Ratusan Ribu

KINI perawatan kecantikan bisa di mana saja. Di dalam pusat perbelanjaan bisa sangat mungkin jika di era saat ini. Sekarang, banyak orang yang ingin lebih simpel, hemat, dan bahkan tidak terlalu mondar-mandir. 

Skincare dan Parfum Travel Size Jadi Favorit karena Lebih Praktis

Skincare dan Parfum Travel Size Jadi Favorit karena Lebih Praktis

Produk travel size semakin digemari karena dinilai lebih praktis, ringan, dan mudah dibawa ke mana saja. Tidak hanya untuk traveling, barang berukuran mini kini juga menjadi bagian dari estetika

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer