Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kunjungan Wisatawan Akhir Tahun Lesu

Khudori Aliandu • Jumat, 10 Januari 2025 | 14:50 WIB
MENURUN: Kunjungan wisatawan sepanjang libur akhir tahun 2024 tak optimal. Hampir seluruh destinasi wisata alami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
MENURUN: Kunjungan wisatawan sepanjang libur akhir tahun 2024 tak optimal. Hampir seluruh destinasi wisata alami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Merosot Drastis Jika Dibandingkan Tahun Sebelumnya

KABUPATEN - Liburan akhir tahun 2024 belum berhasil mendongkrak pendapatan asli daerah sektor pariwisata. Itu setelah kunjungan kali ini turun drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya dalam kurun waktu yang sama.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, kunjungan wisatawan di pengujung tahun lalu tidak optimal. Sesuai data wisatawan yang datang dari berbagai daerah masih lesu jika dibandingkan tahun sebelumnya. ’’Dalam periode yang sama, liburan Nataru lalu menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunannya hampir 50 persen,’’ ungkapnya.

Sesuai data, wisatawan yang masuk 11 destinasi wisata yang dikelola pemda hanya sebanyak 46.897 orang. Kondisi itu berbanding terbalik jika dibandingkan tahun sebelumnya, angkanya tembus 81.667 wisatawan. ’’Jumlah tersebut kita hitung dalam kurun waktu yang sama, sejak 24 sampai 31 Desember,’’ tegasnya.

Penurunan kunjungan ini hampir merata di belasan destinasi. Wana Wisata Padusan misalnya. Jika 2023 capai 28.831 wisatawan, akhir tahun lalu hanya 18.342 wisatawan. Situasi ini juga berdampak pada kunjungan di dalamnya yakni di Kolam Air Panas, juga turun drastis diangka 7.754 wisatawan dari sebelumnya 14.629 wisatawan. Pun demikian pada destinasi Air Terjun Dlundung Trawas juga menurun lebih dari 50 persen. ’’Data kami, yang berkunjung hanya 5.058 wisatawan saja, padahal tahun sebelumnya sebesar 17.240 orang. Otomatis turunnya kunjungan ini berimbas pada PAD di 2024,’’ bebernya.

Berbagai faktor menjadi pemicu turunnya wisatawan. Selain bermunculannya wisata anyar, kondisi cuaca juga tak mendukung sehingga membuat kunjungan wisatawan belum optimal. Apalagi, hujan deras yang mengguyur kawasan Pacet dan sekitarnya terjadi sejak malam pergantian tahun baru. ’’Cuaca itu sangat mempenggaruhi kunjungan wisatawan. Apalagi kebanyakan wisata yang kita kelola wisata alam dan buatan di luar ruangan,’’ tuturnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) #pengunjung wisata