RADARMOJOKERTO – Wilayah Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto adalah sebuah desa yang berada di bawah lereng Gunung Welirang.
Menyajikan pesona alam dan berhawa dingin.
Kini di kawasan wisata alam itu menjamur spot-spot nongkrong di tepi jalan pada malam hari.
Sehingga kian menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Salah satunya di Dusun Ledok, Desa Pacet atau di sepanjang jalur utama Pacet-Mojosari.
Tempat ini menjadi favorit bagi banyak pengunjung yang ingin melepas penat dan berwisata di malam hari.
Terutama, pengunjung dari kalangan milenial.
Sembari mereka menghabiskan malam di kawasan tersebut sembari menikmati sajian kopi dan jajanan.
”Omzet kita naik ketika pada weekend. Namun pada bulan Ramadan ini juga lumayan naik,” ungkap Safii, salah satu pedagang pentol bakar.
Spot nongkrong ini menyuguhkan view keramaian jalanan Pacet.
Namun tak jarang, acara musik jalanan yang ada di sini, menambah kesan hangat dan menghibur.
Tak hanya itu tempat ini banyak menyediakan berbagai cemilan.
Seperti pentol bakar, sempol, jasuke, jagung bakar, seblak dan minuman kopi, serta susu murni.
Harga cemilan juga cukup ramah, mulai dari Rp 2 ribu hinggu Rp 20 ribu untuk makanan.
Sedangkan minuman dijual dari Rp 4 ribu hingga Rp10 ribu.
"Tempat yang cocok buat nongkrong setelah berbuka puasa, cukup nyaman. Suasananya cukup terkesan bagi saya. Kuliner di sini juga enak dan harganya terjangkau,” tandas, Fajrin, pengunjung asal Ngoro (3/4).
Udara yang dingin berhasil menarik banyak pengunjung untuk datang di malam hari.
Terutama, di spot-spot nongkrong di tepi jalan dengan udara yang segar dan dingin. (helmy mubarrok)
Editor : Moch. Chariris