Apalagi saat malam minggu, suasana itu terlihat di Jalan Raya Sajen Pacet.
Jalanan yang terlihat miring dengan tanjakan tersebut juga mampu menyedot pengunjung.
Saat tim JPRM mengunjungi tempat itu, tampak kalangan muda-mudi nongkrong di pinggir jalan. Sembari menikmati malam, mereka menyaksikan pemandangan lampu-lampu rumah dari ketinggian tersebut.
Salah satu pedagang pentol bakar di lokasi, Rahmad, mengatakan jika tempat ini juga menjadi favorit anak muda yang nongkrong. Biasanya kawula muda ngopi dan menikmati pentol bakar.
"Saya hari biasa bawa sate pentol, tahu, tahu dan usus sebanyak 1.000 pentol. Tapi jika sabtu begini saya bawa 1.500 pentol," sebutnya.
Dia biasanya setiap hari berjualan dari sore hingga pukul 00.00. Suasana sejuk khas pegunungan dan jajanan jalanan kian klop dengan pemandangan lampu perkotaan yang tampak jelas di daerah itu. (rif/fen)
Editor : Fendy Hermansyah