Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Bebas Sampah Plastik Antarkan Jadi Juara 1 Lomba Desa Berseri

Y
TERBAIK: Kepala Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Sadi menerima piagam juara 1 Lomba Desa Berseri 2026 Kabupaten Mojokerto dari Bupati Muhammad Albarraa dan Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa, Sabtu (6/6). (dok Pemdes Gunungan for JPRM)
TERBAIK: Kepala Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Sadi menerima piagam juara 1 Lomba Desa Berseri 2026 Kabupaten Mojokerto dari Bupati Muhammad Albarraa dan Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa, Sabtu (6/6). (dok Pemdes Gunungan for JPRM)

Advertisement

 

Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong

DESA Gunungan, Kecamatan Dawarblandong dinobatkan sebagai juara 1 Lomba Desa Berseri (Bersih dan Lestari) 2026 Kabupaten Mojokerto. Penghargaan ini menjadi buah komitmen masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan yang salah satunya diwujudkan melalui program bebas sampah plastik. 

Advertisement

Penghargaan diserahkan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di lapangan Desa Gunungan, Sabtu (6/6).

Kepala Desa Gunungan Sadi mengatakan, prestasi juara 1 diraih setelah proses penilaian yang panjang, termasuk verifikasi lapangan oleh tim juri. Objek penilaian lomba tingkat kabupaten ini mencakup 2 RT dan 1 RW. ”Kami mengusung program desa cantik, yaitu lingkungan asri tanpa sampah plastik,” tuturnya, kemarin (9/6). 

Guna mewujudkan lingkungan desa yang bersih dari sampah plastik, pemerintah desa (pemdes) melaksanakan berbagai kebijakan untuk menekan volume sampah anorganik tersebut. Di antaranya mengurangi penggunaan kantong plastik, daur ulang sampah menjadi kerajinan dan barang bernilai ekonomis, hingga menerjunkan petugas pembersih sampah di desa. 

Advertisement

Selain itu, dalam menciptakan lingkungan yang asri dan sehat, warga juga membudidayakan tanaman obat keluarga (toga) hingga sayuran di pekarangan rumah dan green house.

”Sepanjang jalan masuk Dusun Talunsudo juga ada banyak tanaman dalam pot, termasuk di setiap rumah ada resapan air untuk pembuatan kompos dari sampah organik,” jelasnya. 

Sadi mengungkapkan, kekompakan warga dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan menjadi kunci desa penghasil tembakau ini mendapat predikat jawara Lomba Desa Berseri 2026. Desa Gunungan unggul dari Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg di posisi juara 2, dan Desa Mlaten, Kecamatan Puri yang meraih juara 3.

”Kami berharap dengan menjadi juara pertama ini masyarakat lebih menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah secara sembarangan dan melanjutkan program pengelolaan sampah,” ujarnya. (adi/ris)

Advertisement

Artikel Terkait

Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan: Gandeng Pemprov Jatim dan Akademisi Rancang Teknologi Persampahan

Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan: Gandeng Pemprov Jatim dan Akademisi Rancang Teknologi Persampahan

Pemerintah Desa (Pemdes) Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto mengoptimalkan pengolahan sampah di wilayah dua dusun. Pemdes menggandeng Pemprov Jatim dan akademisi untuk berkolaborasi merancang teknologi tep

Rancangan APBD Kabupaten Mojokerto 2027 Terdampak Penyesuaian TKD Pusat

Rancangan APBD Kabupaten Mojokerto 2027 Terdampak Penyesuaian TKD Pusat

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyampaikan jawaban atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupat

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer