OLIMPIADE Stoke Mandeville kemudian menjadi Olimpiade Paralimpiade pertama kali diadakan di Roma, Italia, pada 1960 yang diikuti 400 atlet dari 23 negara. Sejak saat itu, Olimpiade diadakan setiap empat tahun.
Di bawah naungan Federasi Prajurit Dunia, Kelompok Kerja Internasional tentang Olahraga untuk Penyandang Disabilitas sempat dibentuk untuk mempelajari masalah-masalah olahraga bagi penyandang disabilitas. Tahun 1964, ISOD terbentuk degan menawarkan kesempatan bagi para atlet yang tidak dapat mengikuti Olimpiade Stoke Mandeville Internasional yang mempertandingkan tuna netra, orang yang diamputasi, penyandang cerebral palsy, dan paraplegik.
Awalnya, 16 negara tergabung dalam ISOD berusaha keras mengikutsertakan atlet tunanetra dan amputasi dalam Paralimpiade Toronto 1976 dan atlet cerebral palsy pada tahun 1980 di Arnhem. Tujuannya, merangkul semua penyandang disabilitas pada masa mendatang dan bertindak sebagai Komite Koordinasi Bersama.
Keempat organisasi internasional akhirnya merasakan perlu mengoordinasikan Olimpiade sehingga membentuk Komite Koordinasi Internasional Olahraga untuk Penyandang Disabilitas di Dunia atau ICC tahun 1982. Sejak Olimpiade Musim Panas di Seoul, Korea pada 1988 dan Olimpiade Musim Dingin di Albertville, Prancis tahun 1992, Olimpiade juga telah diadakan di kota dan tempat yang sama dengan Olimpiade berkat kesepakatan antara IPC dan IOC. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi