Sebagai tahapan persiapan, mulai depan depan Febri akan memasuki masa pemusatan latihan daerah (puslatda) di Nganjuk.
”Sekarang masih latihan pribadi di Mojokerto, tanggal 5 atau 6 Februari nanti berangkat ke Nganjuk untuk mulai puslatda,” ujar pemuda yang tinggal di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, itu, kemarin.
Sebelumnya Febri mengikuti babak kualifikasi (Pra-PON 2024) di Lampung pada Oktober tahun lalu.
Dia menduduki peringkat 5 dari 8 lifter di kelas angkat berat 59 kilogram yang lolos ke PON.
Alumnus SMAN 1 Mojokerto itu mengikuti kualifikasi bersama 13 atlet se-Jawa Timur yang lebih dulu terseleksi.
Kiprah Febri terpantau sejak aksinya di Porprov VII 2023. Dia berhasil menyabet dua medali emas dan memecahkan dua rekor angkatan.
Atas torehannya itu, ia kemudian dipanggil untuk mengikuti seleksi PON oleh Pengprov Pabersi Jatim.
19 Januari lalu, Febri bersama seluruh atlet yang akan mewakili provinsi di PON menjalani tes fisik yang digelar KONI Jatim.
”Tes ini untuk atlet yang mau masuk puslatda,” ucap Febri. Hasilnya, ia dinyatakan lolos dan siap tampil di PON pada September mendatang.
Hasil uji kemampuan fisik atlet itu membuat Febri dipanggil untuk menjalani puslatda di Nganjuk.
Pelatihan terpusat itu berlangsung mulai awal bulan depan. ”Saya juga sudah diminta setor data juga, jadi tinggal puslatda nanti terus berangkat PON,” tandasnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah