Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nihil Kompetisi, Cabor Panjat Tebing Kabupaten Mojokerto Fokus Latih Skill

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 25 Januari 2024 | 17:55 WIB

SARANA OLAHRAGA: Sejumlah pelajar berlatih panjat tebing di arena wall di halaman GOR Indoor Gelora Ahmad Yani, Kota Mojokerto.
SARANA OLAHRAGA: Sejumlah pelajar berlatih panjat tebing di arena wall di halaman GOR Indoor Gelora Ahmad Yani, Kota Mojokerto.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kalender kompetisi panjat tebing di awal tahun ini masih landai. Guna mengusir kejenuhan, atlet Kabupaten Mojokerto tetap menjalani latihan rutin untuk mengingkatkan kemampuan mereka. 

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mojokerto M. Syaiful Faris mengatakan, anak-anak didiknya masih menjalani latihan rutin.

Seminggu tiga kali, mereka mengasah skill di arena wall di halaman GOR Indoor Ahmad Yani, Kota Mojokerto. 

Kendati belum agenda kompetisi dalam waktu dekat, latihan rutin ini tetap dijalani agar performa atlet terjaga.

’’Kita belum ada agenda apapun, tapi tetap latihan seperti biasa,’’ ucapnya, kemarin.

Sedikitnya terdapat 9 pemanjat yang berlatih rutin. Mereka merupakan atlet usia muda, 7 tahun sampai 18 tahun.

Di antara mereka akan dipersiapkan untuk turun dalam ajang Porprov IX 2025 di Malang Raya.

’’Kita terus berupaya meningkatkan kemampuan para atlet, salah satunya dengan mengikuti setiap kompetisi yang ada,’’ imbuhnya.

Kompetisi ini diperlukan untuk menambah jam terbang atlet. Mereka membutuhkan banyak pengalaman sehingga bisa meningkatkan skill-nya masing-masing.

Namun, karena saat ini masih minim agenda turnamen, para atlet hanya berlatih rutin.

Kompetisi terakhir yang diikuti para atlet tersebut adalah Kejurprov Panjat Tebing Jatim 2023 di Blitar, 16-18 November lalu.

Di ajang ini, mereka gagal meraih medali. ’’Ajang ini menjadi pembelajaran kami untuk terus berlatih,’’ tandas Syaiful.

Hasil ini berbeda dengan tetangganya, Kota Mojokerto yang meraih dua medali di ajang tersebut. Medali emas dan perak diraih oleh atlet andalan mereka Ryan Daniswara.

April nanti, FPTI Kota Mojokerto berencana menggelar kejuaraan panjat tebing tingkat pelajar. Ajang ini digelar untuk seluruh atlet Mojokerto Raya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kompetisi #panjat tebing #kabupaten #mojokerto #cabor