Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cabor Baru Porprov, Barongsai Kota Mojokerto Bersiap

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 20 Januari 2024 | 21:30 WIB

DEBUTAN: Atraksi kesenian barongsai mewarnai pawai obor api Porprov VIII Jatim di Rest Area Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, September 2023.
DEBUTAN: Atraksi kesenian barongsai mewarnai pawai obor api Porprov VIII Jatim di Rest Area Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, September 2023.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Barongsai menjadi cabor baru dalam ajang olahraga multievent Porprov IX 2025 di Malang Raya. Kesenian khas Tionghoa itu akan resmi dipertandingkan setelah pada Porprov VIII tahun lalu menjadi cabor eksibisi.

Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Mojokerto Albert Gunardi menyambut baik kepastian tersebut.

Pihaknya pun tengah mempersiapkan atlet yang akan diturunkan pada porprov tahun depan. ’’Kurang lebih 20 atlet yang ikut,’’ ujarnya, kemarin. 

Dari proyeksi sementara, sekitar 20 atlet tersebut akan diturunkan di empat nomor pertandingan.

Antara lain barongsai tradisional, ketangkasan, dan kecepatan. Pihaknya masih menunggu nomor-nomor lain yang akan dipertandingkan oleh pengurus provinsi (pengprov). 

Tiga nomor pertandingan itu sebelumnya juga diikuti atlet Kota Mojokerto pada Porprov VIII 2023.

Namun, di edisi ke delapan ini, barongsai masih menjadi cabor eksibisi alias belum masuk peringkat perolehan medali.

Sebagai persiapan menghadapi porprov tahun depan di Malang Raya, para atlet yang berasal dari kelompok Young Lion itu menjalani latihan rutin tiga kali seminggu. 

’’Pertandingan-pertandingan di setiap kota nanti juga ada sepanjang tahun ini, kita menambah pengalaman dari situ juga nanti,’’ bebernya.

Setiap tahun setidaknya terdapat lima pertandingan barongsai di Jatim. Antara lain yang rutin di Malang, Surabaya, dan Madiun. 

Albert menyebut, peta persaingan barongsai di Jatim cenderung ketat. Pasalnya, tim-tim daerah lain juga telah melakukan persiapan.

’’Porprov ini seperti pertandingan standar yang biasanya kita ikuti setiap tahunnya. Jadi, untuk pemain-pemain luar daerah kita sudah tahu,’’ imbuh dia. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#barongsai #Baru #porprov #mojokerto #cabor