Pada pertandingan final di Lapangan Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, kemarin (22/10), mereka kandas dari Phoenix dan Majapahit Soccer Academy (MSA).
MSA memastikan diri sebagai juara Piala Soeratin U-15 dengan mengandaskan Menanggal FC tiga gol tanpa balas.
Tim yang berkandang di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, itu melaju ke final setelah menang 2-0 dari Kesatria Indonesia di babak semifinal, Sabtu (21/10).
Dari pertandingan lain, Phoenix sukses merebut gelar juara Piala Soeratin U-13 setelah menang dramatis adu penalti dari Menanggal FC.
Phoenix sebelumnya melenggang ke final usai mengalahkan Gayaman Soccer Academy (GSA) lagi-lagi lewat drama adu penalti.
Sementara itu, perjalanan duo Menanggal FC di babak utama cukup gemilang.
Mereka tembus final usai mengalahkan Porsas (U-15) dan MSA (U-13) di partai semifinal dengan skor masing-masing 3-0. Dari pertandingan yang juga berlangsung kemarin, GSA dan Porsas berhasil meraih juara ketiga.
Ketua Askab PSSI Mojokerto KH. Fathur Rohman mengatakan, juara masing-masing kategori umur akan melaju ke Piala Soeratin putaran Jawa Timur.
Phoenix sebagai juara U-13 dan MSA sebagai juara U-15 akan mewakili Kabupaten Mojokerto pada ajang yang bergulir bulan depan tersebut.
’’Harapan saya yang juara bisa diperkuat pemain-pemain tim lain yang bagus-bagus,’’ ujarnya di sela pertandingan final, kemarin.
Pimpinan Pondok eLKISI, Kecamatan Pungging, itu mengungkapkan, Piala Soeratin menjadi ajang penjaringan bakat pesepak bola muda di Kabupaten Mojokerto.
Pemain yang dalam pantauan tim scout talent bakal dibina untuk mengisi skuad Bumi Majapahit pada ajang Porprov 2025 mendatang.
’’Dengan harapan bisa meraih medali emas,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah