Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Muncul Sinyal Positif dari Cabor Kick Boxing Kabupaten Mojokerto

Fendy Hermansyah • Selasa, 16 Mei 2023 | 17:18 WIB
FIGHT: Atlet kick boxing Kabupaten Mojokerto bertarung merebut prestasi di kejuaraan Piala Walikota Kediri.
FIGHT: Atlet kick boxing Kabupaten Mojokerto bertarung merebut prestasi di kejuaraan Piala Walikota Kediri.
Usai Sabet Medali di Turnamen Terbuka Jatim

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kemampuan atlet kick boxing andalan Kabupaten Mojokerto terus ditakar sebelum bersaing pada gelaran porprov. Akhir pekan lalu, dua atlet asal Bumi Majapahit menyabet medali emas dan perak di turnamen terbuka tingkat Jatim di Kediri.

Raihan tersebut menjadi sinyal positif bagi atlet kick boxing Bumi Majapahit menduduki podium Porprov VIII. Di Kejuaraan Kick Boxing Piala Walikota Kediri yang dihelat di GOR Jayabaya tersebut, Pengkab Kick Boxing Indonesia (KBI) Mojokerto menerjunkan tiga atlet. Yakni Rafeyfa Mega Chakanti dan Marencya Nena Karvella di nomor point fighting serta Ismail Syarifudin di nomor musical form.

’’Awalnya kita mau turunkan enam atlet, semua atlet yang kita miliki. Tapi karena tiga atlet lainnya ada halangan, jadi hanya tiga yang turun dan dua yang juara. Karena sebenarnya turnamen seperti ini jadi bagian dari agenda program latihan kami,” ungkap pelatih cabor kick boxing Kabupaten Mojokerto Susilo. Di kejuaraan terbuka tingkat jatim itu, Rafeyfa Mega Chakanti meraih medali emas dan Marencya Nena Karvella menyabet perak di nomor point fighting. Mereka keluar sebagai juara setelah melakoni sejumlah pertandingan selama dua hari di Kediri.

Menurut Susilo, prestasi yang diperoleh tersebut bisa menjadi tolok ukur capaian medali di gelaran porprov September mendatang. Apalagi, turnamen besutan Pemkot Kediri tersebut diikuti 17 kota/kabupaten Se-Jawa Timur dengan total peserta 158 atlet. ’’Melalui kejuaraan ini, kita bisa tahu kekuatan internal kita dan lawan (peserta porprov) ini seperti apa. Kita baca semua perkembangan kemampuan lawan saat ini seperti apa. Dan kita bisa lihat mana saja yang perlu kita evaluasi dan tingkatkan lagi,’’ bebernya.

Dari hasil positif tersebut, pihaknya optimistis anak asuhnya mampu menduduki podium di Porprov VIII September mendatang. Bahkan lebih baik dari perolehan medali porprov edisi sebelumnya yang menyabet masing-masing satu medali emas, perak, dan perunggu. ’’Karena kejuaraan ini dilaksanakan tepat sebelum porprov, persiapan yang dilakukan sudah kita seriusi sejalan dengan pemusatan latihan. Dengan latihan intens enam kali sepekan, kita fokuskan latihan dari fisik hingga teknik sesuai masing-masing nomor dan kelas,’’ tandas Susilo. (vad/fen)



Editor : Fendy Hermansyah
#turnamen terbuka #kabupaten mojokerto #Majapahit #Pemkot Mojokerto #Kick Boxing #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #trawas #pacet #kerajaan majapahit #medali #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #sinyal #trowulan #onde-onde