KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Jadi salah satu venue Porprov VIII Jatim 2023, Stadion A. Yani Kota Mojokerto bakal disentuh perbaikan. Pemkot Mojokerto menyiapkan anggaran Rp 6 miliar untuk merombak stadion kebanggaan warga Kota Onde-Onde. Namun begitu, sektor lapangan tak termasuk dalam sasaran pembenahan.
Plt Kabid Olahraga Disporapar Kota Mojokerto Yudha Prasetyo menerangkan, perbaikan tersebut sudah direncanakan pemkot sejak tahun lalu. Plotting anggaran perbaikan sebesar Rp 6 miliar pun diambil dari APBD tahun 2023. ’’Rencana awal kita, perbaikan ini supaya bisa dilelang Januari lalu. Tapi ini kita serahkan ke PU (DPUPRPRKP Kota Mojokerto) yang punya wewenang,’’ ungkapnya.
Hal itu tak lepas dari penunjukan Stadion A Yani sebagai venue cabor gateball di porprov nanti oleh KONI Jatim. Sehingga, pihaknya meminta DPUPRPRKP Kota Mojokerto bisa merampungkan perbaikan sebelum gelaran Porprov VIII Jatim September nanti. ’’Memang sebenarnya kita minta kalau bisa perbaikan ini selesai sebelum porprov. Tapi kalau pun meleset dari rencana dan perbaikan bersamaan dengan pertandingan porprov, mungkin tidak masalah. Karena gateball cuma pakai lapangannya saja, sedangkan perbaikan ini tidak menyangkut lapangan,’’ bebernya.
Terlebih, menurutnya, kondisi lapangan dinilai relatif layak dan representatif. Sehingga, perbaikan menyasar sektor lain. ’’Mungkin nanti sebelum porprov bagian lapangan cukup ditata dan dirapikan saja. Perbaikan ini salah satunya untuk memperluas tribun. Karena sebenarnya perbaikan ini tujuannya bukan untuk porprov. Tapi untuk mempersiapkan sebagai kandang Persem Mojokerto dan SSB Gen-B,’’ tambah Yudha.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi menambahkan, perombakan stadion legendaris itu menyasar beberapa sektor. Mulai dari tribun barat dan timur, kamar ganti pemain, lintasan lari, hingga saluran drainase. ’’Untuk perbaikan ini memang belum termasuk (membenahi) rumput lapangan. Lebih ke peningkatan kapasitas stadion,’’ ujarnya.
Mashudi mengatakan, menginjak pertengahan Februari ini perombakan stadion dengan pagu senilai Rp 6 miliar tersebut dalam proses lelang. Sejumlah berkas lelang, lanjutnya, sudah dikirimkan ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan Pemkot Mojokerto. ’’Sekarang masih proses lelang, dokumen sudah dikirim ke bagian Pengadaan Barang/Jasa untuk diproses. Untuk jadwal tayangnya mengikuti bagian Pengadaan Barang/Jasa,’’ tandasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah