Bergabungnya Raja Siahaan dalam kepengurusan PSMP itu resmi diumumkan Sabtu (11/2). Firman Efendi, yang kini menjadi penasehat PSMP menyebut, banyak pihak yang berminat menjalin kerja sama dengan The Lasmojo jelang gelaran lanjutan Liga 3. Namun, nama Raja Siahaan yang juga sebagai salah satu pemilik AC Majapahit dinilai lebih layak mengembangkan PSMP.
Salah satunya, Raja Siahaan sepakat berkomitmen tak memindahkan PSMP dari Bumi Majapahit. Pasalnya, sejauh ini PSMP sudah menjadi bagian dari masyarakat Mojokerto. "Sebelumnya memang banyak pihak yang mendekat. Tapi saya lihat track record mereka masing-masing. Kita komunikasikan dengan elemen suporter juga. Ternyata beliau ini yang cocok karena berkontribusi besar di sepak bola Mojokerto," ungkapnya saat konferensi pers di Mandiri Futsal II Desa Parengan, Kecamatan Jetis.
Hanya saja, Firman masih belum bisa menjelaskan detil soal kepemilikan PT Semangat Mojokerto Putra. Menyusul adanya akuisi yang dilancarkan bos Patriots Group tersebut. "Yang jelas beliau sudah jadi bagian dari PSMP. Namun besaran kepemilikan sahamnya masih perlu kita rundingkan lebih lanjut lagi," ucapnya.
Sementara itu, Raja Siahaan menyambut baik kesempatan kerja sama tersebut. Pihaknya mengaku bangga menjadi bagian dari PSMP untuk terus mengembangkan dunia kulit bundar di Bumi Majapahit. Pihaknya berkomitmen bakal kembali membawa nama besar Laskar Mojopahit untuk bisa berlaga di Liga 1.
"Dulu memang cita-cita saya ingin jadi pemain sepak bola, tapi gagal. Jadi, ya setidaknya bisa berkontribusi mengembangkan sepak bola dengan punya tim yang bisa dibanggakan masyarakat," ucapnya. (vad) Editor : Fendy Hermansyah