KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pengerjaan rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) dan Seni Mojopahit terus dikebut Pemkot Mojokerto. Bahkan, penyelesaian rehab gedung senilai Rp 3 miliar itu ditarget bisa dilelang awal 2023 nanti agar proyek rampung sebelum pelaksanaan Porprov VIII Juli hingga September 2023.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto, Mashudi menjelaskan, rehab GOR dan seni sempat akan diselesaikan tahun ini dari sumber APBD murni. Akan tetapi, setelah berjalan paro tahun, proyek multityears dengan total alokasi Rp 9 miliar ini gagal dilelang. Sehingga harus dianggarkan kembali di APBD Perubahan (APBD-P) dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar.
’’Dulu kan memang sempat dialokasikan di APBD murni tapi masih ada kendala. Sehingga direvisi di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) menjadi Rp 1,15 miliar,’’ ujarnya. Nilai sebesar itu, diakui Mashudi memang tidak menyentuh semua aspek pembangunan gedung. Di mana, hanya pada penyelesaian atap, penambahan dinding kaca dan tribun, serta pavingisasi area parkir.
Sementara untuk rehab lantai, fasad (bangunan depan gedung) serta finishing, diakui Mashudi masih belum tersentuh, sehingga wajib dikerjakan di tahun 2023 nanti. Nah, agar pekerjaan tidak molor dan selesai tepat waktu, pihaknya memastikan prosesnya sudah bisa berjalan sejak awal tahun. Kontrak proyek sebesar Rp 3 miliar bahkan sudah diplot DPUPRPRKP jauh hari agar pengerjaan sesuai jadwal, yakni selama 6 bulan.
’’Untuk rehab tahun depan adalah pengerjaan lantai matras bertaraf nasional, rehab sisi luar gedung, dan penambahan interior. Perencanaannya sudah ada, kalau bisa Desember ini sudah dilelang dan Januari langsung pengerjaan. Karena jangka waktunya hanya 6 bulan, jadi harus selesai tepat waktu karena akan langsung dipakai untuk Porprov,’’ tegasnya. Pemkot sendiri getol merombak kualitas sarana dan prasarana olahraga.
Termasuk GOR dan Seni Mojopahit yang turut disentuh rehabilitasi dengan alokasi anggaran mencapai Rp 9 miliar. Perbaikan gedung di Jalan Gajah Mada itu berjalan secara bertahap atau multiyears. Mulai dari tahun 2021 lalu sebesar Rp 2,5 miliar dengan pengerjaan konstruksi bangunan dan penggantian atap. GOR dan Seni Mojopahit sendiri telah ditetapkan KONI Jatim sebagai salah satu venue pertandingan cabor di Porprov VIII tahun depan. Empat cabor tersebut adalah sepak takraw, kurash, muaythai, dan Petanque. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah