Dua Genre Bertemu, Hipdut Jadi Warna Baru Musik Indonesia

Imron Arlado • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 20:02 WIB
Naykilla, salah satu musisi dengan genre hipdut. (Foto: Naykilla)
Naykilla, salah satu musisi dengan genre hipdut. (Foto: Naykilla)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Istilah hipdut semakin akrab di telinga penikmat musik Indonesia. Perpaduan antara genre hip-hop dan dangdut menjadi angin segar bagi industri musik Indonesia karena masing-masing genre memiliki karakter musik yang kuat dan bertolak belakang, namun bisa dipadupadankan dengan harmonis.

Dangdut telah lama menjadi identitas musik di Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman, dangdut terus diberi sentuhan modern dan budaya urban sehingga karakter musiknya relevan dengan generasi muda.

Baca Juga: Genre Musik Dapat Berganti Sesuai Mood, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Eksperimen lintas genre ini membuat musisi memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi hal baru untuk memperkaya warna musik Indonesia. Kalangan anak muda, khususnya Gen Z, cenderung menyukai musik yang catchy, mudah diingat, serta tidak kaku.

Hipdut adalah salah satunya. Lirik, ketukan, serta flow yang sangat adiktif dan relevan berhasil menjadi jembatan untuk memadukan genre yang familiar dengan genre yang sudah mendunia.

Salah satu karya yang turut mempopulerkan genre ini adalah lagu Garam dan Madu oleh Jemsii, Naykilla, dan Tenxi. Lagu tersebut sangat melejit terutama di platform TikTok.

Algoritma media sosial sangat membantu menjangkau banyak audiens sehingga lagu Garam dan Madu berhasil meraih penghargaan. Popularitas hipdut mendorong beberapa musisi untuk memproduksi lebih banyak lagu bergenre hipdut, seperti MMG (My Mine Gue), Malu Malu, Mejikuhibinu, dan lain-lain.

Namun sebenarnya tren ini pernah dieksplorasi sebelumnya oleh grup NDX A.K.A. yang menggabungkan rima bahasa lokal dan instrumen koplo.

Hingga seiring berjalannya waktu, dangdut semakin mendapat sentuhan kontemporer dan berhasil menepis stigma “kampungan” menjadi genre yang sering didengarkan anak muda.

Kehadiran hipdut menunjukkan bahwa musik Indonesia itu dinamis dan bisa berkembang untuk melahirkan sesuatu yang baru. Hipdut bisa menggabungkan genre yang mengakar kuat di Indonesia dengan genre musik global.

Hal itu menandakan bahwa budaya global masih bisa diserap dan diadaptasi secara kreatif tanpa harus menghilangkan kearifan lokal. NAVA

Editor : Imron Arlado
dangdut Gen Z hiphop musik hipdut