Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Earphone Kabel, Lebih Edgy dan Nol Delay

F
Penulis: Farisma Romawan❯
ilustrasi penggunaan earphone kabel.
ilustrasi penggunaan earphone kabel. 

Advertisement

Di tengah gempuran teknologi wireless dan TWS (True Wireless Stereo) yang serba canggih, ada pemandangan menarik yang belakangan ini kerap ditemui di berbagai coffee shop hingga sudut nongkrong favorit anak muda di Mojokerto. Kabel putih menjuntai dari telinga ke saku celana kembali menjadi seragam hits para kawula muda.

YA, earphone kabel alias wired earphone ternyata belum mati. Di tangan Gen Z Mojokerto, perangkat audio klasik ini justru kembali naik daun dan bertransformasi jadi simbol gaya hidup yang makin digemari. Bagi Gen Z, fungsi saja tidak cukup, visual adalah kunci. Kembalinya earphone kabel sangat erat kaitannya dengan tren Y2K (year 2000) aesthetics dan nostalgia era 2000-an awal.

Kabel yang terurai dianggap dapat memberi aksen tambahan pada gaya berpakaian mereka, menciptakan impresi edgy ala bintang pop era 2000-an. ’’Kalau pakai TWS itu rasanya biasa aja. Tapi kalau pakai earphone kabel, filternya beda. Ada kesan retro dan effortlessly cool waktu dipakai foto,’’ ujar Yuwanda Rizki Mawaddah, warga Kelurahan Wates, Kota Mojokerto.

Advertisement

Selain faktor estetika, kepraktisan harian jadi alasan kuat anak muda enggan berpaling dari earphone kabel. Pertama, karena bebas lowbat (low battery). Tidak ada lagi drama kehabisan baterai di tengah-tengah mendengarkan lagu favorit baik saat santai atau sewaktu nugas di kafe. Kedua, karena anti hilang. Berbeda dengan TWS yang kecil dan kerap bikin panik kalau terselip, earphone kabel jauh lebih aman dan gampang ditemukan di dalam tas. ’’Praktis juga dan tinggal plug and play tanpa perlu pairing bluetooth yang kadang suka glitch atau delay,’’ tambahnya.

Untuk kualitas suara, juga layak diperhitungkan karena tanpa latency. Transmisi sinyal fisik lewat kabel menghasilkan suara yang lebih utuh dan jernih tanpa kompresi nirkabel. Bagi gamer atau penikmat musik, earphone kabel menawarkan keunggulan teknis yang sulit ditandingi TWS kelas menengah ke bawah. ’’Nol delay saat dipakai main game seperti Mobile Legends atau PUBG,’’ pungkas Dafid Ashrofi, warga Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. (far/fen)

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Tren Earphone Kabel, Dinilai Lebih Nyaman dan Minim Radiasi

Tren Earphone Kabel, Dinilai Lebih Nyaman dan Minim Radiasi

DI tengah gempuran produk earphone wireless, earphone kabel masih digandrungi banyak kalangan. Bahkan, kini muncul tren anak muda menggunakan alat pendengar konvensional itu karena dinilai lebih enak dipakai daripada ear

Gen Z Tetap Aktif Menjaga Minat Baca di Tengah Tantangan Literasi, Lewat Aplikasi Digital

Gen Z Tetap Aktif Menjaga Minat Baca di Tengah Tantangan Literasi, Lewat Aplikasi Digital

Kehadiran koleksi digital mampu mempermudah pembaca untuk mengakses buku tanpa harus datang ke perpustakaan fisik. Aplikasi ini juga menjadi salah satu kanal literasi digital yang sudah berkembang pesat di Indonesia.

Bukan Cuma Nostalgia: Alasan Musik Era 90-an Menemukan Kehidupan Kedua di Tangan Gen Z

Bukan Cuma Nostalgia: Alasan Musik Era 90-an Menemukan Kehidupan Kedua di Tangan Gen Z

Musik era 1990-an kembali populer di kalangan Gen Z berkat lirik yang dekat dengan kehidupan, melodi yang mudah diingat, serta pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer