Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Usulkan Tiga Objek Bersejarah di Kota Mojokerto Jadi Cagar Budaya

Fendy Hermansyah • Sabtu, 29 April 2023 | 14:04 WIB
BERSEJARAH: Sebuah bungker di halaman GPIB Immanuel di Jalan A. Yani, Kota Mojokerto yang menjadi salah satu objek bersejarah yang akan diusulkan sebagai cagar budaya. (Sofan Kurniawan/JPRM)
BERSEJARAH: Sebuah bungker di halaman GPIB Immanuel di Jalan A. Yani, Kota Mojokerto yang menjadi salah satu objek bersejarah yang akan diusulkan sebagai cagar budaya. (Sofan Kurniawan/JPRM)
Dikbud Usulkan ke Pemprov

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto kembali mengusulkan bangunan bersejarah untuk ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat kota. Tahun ini, sebanyak tiga objek ditargetkan untuk dilakukan kajian guna menggali nilai historisnya.

Kabid Kebudayaan Dikbud Kota Mojokerto Mudjoko mengungkapkan, tahap pengkajian akan segera digulirkan dalam waktu dekat. Terdapat tiga titik objek bersejarah yang akan dilakukan penelusuran oleh tim ahli cagar budaya Provinsi Jatim. ”Target kami ada tiga. Insyaallah minggu depan sudah kita jalankan untuk mulai mengkaji,” terangnya kemarin.

Dia menyebutkan, objek bersejarah itu dua di antaranya merupakan bong atau bungker. Masing-masing berada di halaman Gereja Babtis Indonesia Pertama (GBIP) Immanuel di Jalan A. Yani dan di kompleks kantor BPKPD Kota Mojokerto di Jalan Letkol Sumarjo.

Mudjoko menjelaskan, bangunan peninggalan era kolonial tersebut merupakan objek diduga cagar budaya (ODCB). Konon, bungker tersebut merupakan tempat persembunyian di masa penjajahan untuk menyelamatkan diri dari perang. ”Karena di bawah tanah ada jalannya. Tapi ini masih perkiraan, makanya akan dilakukan kajian dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, satu ODCB lainnya yang juga akan ditelusuri nilai kesejarahannya adalah di Stasiun Mojokerto. Tempat pemberhentian kereta api ini juga dibangun sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda.

Karena itu, TACB Pemprov Jatim akan turun langsung ke tiga titik lokasi untuk melakukan inventarisasi sekaligus mengidentifikasi sisi hostorisnya. ”Setelah dikaji dan diurai, nanti akan diketahui perkiraan tahun berapa dibangun hingga peruntukannya untuk apa,” imbuh dia.

Untuk bisa diusulkan sebagai cagar budaya, ketiga ODCB harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Antara lain, objek bersejarah harus berusia minimal setengah abad. ”Kalau semua unsurnya terpenuhi, nanti kami ajukan ke provinsi untuk bisa ditetapkan sebagai cagar budaya,” tandas dia.

Sejauh ini, total ada 17 objek bersejarah di Kota Mojokerto yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat kota dalam kurun 2019-2022. Teranyar, empat cagar budaya yang ditetapkan adalah tiga bangunan gapura yang menjadi gerbang dari kompleks pemakaman etnis Tionghoa di Kelurahan Gununggedangan dan Kelurahan Kedundung. Selain itu, status yang sama juga disematkan pada sebuah rumah peninggalan masa kolonial di Jalan Kartini.

Sebelumnya, penetapan cagar budaya juga dilakukan pada lima gedung sekolah. Meliputi SMPN 7, SMPN 1, SMPN 2, SDN Purwotengah, SD Katolik Wijana Sejati. Termasuk juga pada Museum Gubug Wayang, Gedung Rumah Sakit Bantuan (Rimkitban), kompleks Makam Pekuncen, Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah), Kelenteng Hok Sian Kiong, Gereja Katolik Poroki Santo Yosef, GBIP Immanuel, serta kantor Korem 082/CPYJ. ”Harapannya di tahun ini ada tambahan tiga lagi, sehingga total ada 20 objek yang ditetapkan cagar budaya,” pungkas Mudjoko. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#Majapahit #dikbud #kota onde-onde #Mojopahit #sekolah soekarno muda #trawas #pacet #mojokerto update #cagar budaya #mojokerto hari ini #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #mojokerto news #trowulan #onde-onde