Kepala Disporapar Kota Mojokerto Novi Raharjo menyatakan, MBF tahun ini menampilkan puluhan desain batik karya desainer lokal, nasional dan internasional. MBF bertemakan Batik Kota Mojokerto yang melambangkan keindahan dan keberanian. Juga, kekuatan kreatif batik Kota Mojokerto untuk berkreasi menampilkan karyanya.
Novi berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi UMKM Kota Mojokerto. Khususnya karya para perajin batik asal Kota Mojokerto. ’’Event ini sekaligus menjadi ajang promosi produksi batik Kota Mojokerto. Karena, event ini akan dihadiri banyak pegiat fashion maupun penyuka batik dari berbagai daerah. Ini kesempatan untuk promosi batik Kota Mojokerto,’’ kata dia.
Novi menambahkan MBF tidak hanya menampilkan batik di atas panggung, ajang tahunan ini juga menjadi instrumen menggerakkan partisipasi masyarakat dan menumbuhkan kewirausahaan batik hingga penjuru kota. Karena itu, Novi berpesan, masyarakat khususnya kepada generasi muda untuk bangga pada produk dalam negeri khususnya produk Kota Mojokerto. Yakni, dengan membeli produk kreatif masyarakat Kota Mojokerto. ’’Supaya para perajin batik terus berkarya dan karyanya dapat dinikmati oleh masyarakat luas,’’ tandasnya.
Sebagai informasi, malam puncak Mojobatik Festival 2022 akan semakin meriah. Para peserta bakal berlenggak-lenggok di catwalk sepanjang 300 meter. Pada malam puncak, Pemkot juga menggandeng dua desainer kondang yang telah melejit namanya di kancah nasional dan internasional. Yakni, Emran Nawawi dan Susan Budihardjo. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah