Para finalis ini berhasil menyisihkan 82 peserta dalam proses seleksi yang telah berlangsung sejak September 2022 lalu. Pemasangan selempang Gus dan Yuk Kota Mojokerto dilakukan oleh Penasehat Ikatan Gus dan Yuk Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Mojokerto Novi Rahardjo pada Sashing Ceremony yang berlangsung di pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50, Kota Mojokerto, Selasa (4/10).
Kepala Disporapar Kota Mojokerto Novi Rahardjo mengungkapkan, pemberian materi dalam ajang pemilihan duta wisata kali ini diharapkan bisa menjadi bekal seluruh peserta. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan materi kebijakan pariwisata Kota Mojokerto, budaya dan sejarah kota Mojokerto, koreografi, diskusi bersama pengurus kampong kali tlusur, public speaking, english for tourism, beauty class, dan ekonomi kreatif .Dengan pembekalan ini, diharapkan kualitas finalis semakin meningkat. ’’Agenda kali ini merupakan pembekalan akhir sebelum para finalis menjalani grand final nanti,’’ terangnya.
Novi berharap, Gus dan Yuk sebagai Duta Pariwisata tidak cukup sekadar bisa bercerita tetapi harus bisa memahami pariwisata secara komprehensif. Novi menjelaskan, setelah sashing ceremony, para finalis akan memasuki masa karantina dan nantinya tempat karantina para finalis adalah di rumah warga bukan di hotel sebagaimana masa karantina Gus dan Yuk periode sebelumnya. ’’Harapan Bu Wali Kota sudah jelas. Banti tahun 2023 ketika hampir semua ikon pariwisata sudah adik-adik generasi muda dari Kota Mojokerto tidak hanya menjadi penonton tetapi harus bisa menjadi playmaker,” katanya.
Sebagai informasi, pemilihan finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto telah melalui berbagai tahapan untuk menguji kemampuan para peserta dalam pengetahuan umum, english tourism, pengetahuan tentang kebudayaan dan pariwisata. Tak hanya itu para peserta juga harus mengikuti deep interview tentang kepribadian oleh para budayawan, disporapar dan alumni Ikatan Gus dan Yuk. Selanjutnya para finalis menjalani masa prakarantina pada 4-17 Oktober 2022 dan karantina pada 18-19 Oktober 2022 sebelum dinobatkan sebagai Gus dan Yuk Kota Mojokerto pada grand final yang rencananya akan dilaksanakan pada 25 Oktober 2022 mendatang. (bas/ron)
Editor : Fendy Hermansyah