Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengenal Sejarah Singkat Sambal dan Cara Membuat 4 Sambal Populer di Indonesia

Imron Arlado • Senin, 25 Mei 2026 | 11:04 WIB
Ilustrasi sambal matah. (Sumber: Budhe Art/Pinterest)
Ilustrasi sambal matah. (Sumber: Budhe Art/Pinterest)

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Masyarakat Indonesia seolah sulit lepas dari sambal. Bagi sebagian orang, makan tanpa sambal terasa kurang lengkap karena rasa pedas mampu menambah sensasi nikmat pada makanan.

Tak heran, banyak makanan viral di Indonesia yang identik dengan sambal, mulai dari tahu kocek, seblak coet, ayam geprek, dan berbagai menu pedas lainnya. Dikutip dari GoodStats, konsumsi cabai masyarakat Indonesia terus meningkat. Pada 2022, rata-rata konsumsi cabai mencapai 4,388 kilogram per kapita per tahun, naik 5,47 persen dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa sambal masih melekat kuat di lidah masyarakat Indonesia. Menariknya, kebiasaan menikmati rasa pedas ini ternyata sudah dikenal sejak lama dalam kuliner Nusantara, bahkan sebelum cabai modern populer. Awalnya, rasa pedas berasal dari rempah lokal seperti jahe, cabai jawa, lada, andaliman, dan kemukus.

Baca Juga: Jembatan Peradaban Mojokerto - Kairo: Santri Markaz Lughoh eLKISI Tembus Forum Elit Al-Azhar

Setelah cabai masuk ke Nusantara sekitar abad ke-16 melalui bangsa Portugis dan Spanyol, sambal semakin berkembang karena rasa pedasnya lebih kuat dan cocok dengan selera masyarakat Indonesia.

Seiring waktu, sambal menjadi bagian penting dari budaya makan Indonesia. Setiap daerah memiliki sambal khasnya sendiri.

Berikut beberapa jenis sambal populer di Indonesia dan cara membuatnya:

   1.      Sambal Terasi

Sambal terasi merupakan salah satu sambal populer yang sering dihidangkan di rumah-rumah. Bahannya sederhana, seperti cabai, bawang, terasi, tomat, garam, gula, dan penyedap sesuai selera. Cara membuatnya pun cukup mudah. Semua bahan dicuci, dipotong, lalu digoreng. Sementara itu, terasi bisa dibakar atau digoreng terlebih dahulu agar aromanya lebih keluar. Setelah matang, semua bahan dipindahkan ke cobek, lalu diulek bersama gula, garam, dan penyedap secukupnya.

Baca Juga: ASN dan Pensiunan Sumringah! Tahun 2026 Pemerintah Dikabarkan Tetap Salurkan Dana Tambahan, Ini Bocoran Informasinya

    2.      Sambal Bawang

Sambal bawang juga tak kalah populer dan cara membuatnya lebih sederhana. Bahan yang diperlukan hanya cabai merah, bawang putih, gula, garam, penyedap rasa, dan minyak goreng. Setelah semua bahan dihaluskan menggunakan cobek atau chopper, tuangkan minyak panas secukupnya ke atas sambal. Aduk rata, lalu sambal bawang siap disajikan.

    3.      Sambal Matah

Sambal matah dibuat dari bahan-bahan segar yang diiris tipis, seperti bawang merah, cabai rawit, serai, daun jeruk, terasi, garam, gula, dan perasan jeruk limau. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu semua bahan dicampur dalam wadah tahan panas, lalu disiram dengan minyak panas agar aromanya lebih keluar. Setelah itu, sambal diberi perasan jeruk limau dan diaduk rata.

    4.      Sambal Mangga

Berbahan dasar mangga muda dan bumbu pedas seperti cabai, terasi, gula, serta garam. Cara membuat sambal mangga cukup mudah, yaitu mangga dikupas lalu diserut atau dipotong memanjang. Setelah itu, bumbu sambal diulek hingga halus, baik dalam kondisi mentah maupun setelah digoreng terlebih dahulu, lalu dicampurkan dengan mangga muda.

Itulah sejarah singkat sambal di Indonesia sekaligus beberapa jenis sambal populer yang banyak digemari. Indonesia memiliki beragam variasi sambal, dan setiap daerah punya keunikannya masing-masing. Karena itu, jika berkesempatan bepergian keliling Indonesia, sambal bisa menjadi salah satu kuliner khas yang wajib dicoba di setiap daerah.

ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#sambal #sejarah sambal #cabai #sejarah #pedas