Disbudporapar Tunggu Rekomendasi BPK Wilayah XI
KABUPATEN - Temuan arca di pemakaman umum Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, kini tengah dikaji tim arkeolog Tim Arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI. Disbudporapar Kabupaten Mojokerto masih menunggu rekomendasi penanganan lanjutan dari benda yang diperkirakan berasal zaman Kerajaan Majapahit tersebut.
’’Setelah dicek Jumat (10/10) lalu, sekarang masih proses kajian. Belum muncul rekomendasi dari BPKW XI,’’ ujar Kabid Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Riedy Prastowo, Senin (13/10). Menurutnya, kajian lebih lanjut dibutuhkan untuk menelusuri sosok dewa dalam arca tersebut. Juga, menafsirkan gambaran utuh dalam patung itu hingga benang merah keberadaan arca tersebut.
’’Kemarin (Jumat, 10/10) oleh tim arkeolog BPK Wilayah XI juga diambil sampel tes karbon-nya juga untuk memastikan arca ini benar-benar dibuat dari ratusan tahun lalu atau baru,’’ bebernya.
Riedy menyebut, sementara ini patung dengan tinggi 45 cm dan lebar 18 cm masih disimpan di pendopo makam. Bukan tidak mungkin, arca itu nantinya akan disimpan di Museum Majapahit jika kajian arkeolog menunjukkan benda tersebut bersejarah dan kuno. ’’Bisa dimuseumkan atau disimpan oleh pihak desa sendiri. Prinsipnya, untuk pemindahan nanti kita musyawarahkan dulu dengan warga dan desa. Nanti kita juga sesuaikan dengan rekomendasi BPKW seperti apa,’’ tutur Riedy.
Sebelumnya, tim Arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI bersama Disbudporapar Kabupaten Mojokerto mengecek arca dewa yang ditemukan di pemakaman umum Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Jumat (10/10). Benda yang diduga peninggalan era Majapahit ini ditemukan penggali kubur 4 tahun silam namun dilaporkan ke BPKW pada 6 Oktober lalu. Patung tersebut menggambarkan sesosok dewa memakai mahkota, selendang, gelang, kalung dan kelat bahu duduk bersila denagn kedua tangan di atas lutut. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi