Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Makam Muslim Era Majapahit

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:45 WIB

 

KUNO: Nisan di Situs Makam Tujuh Troloyo berpahat lafal tauhid dan bergambar surya dari masa Majapahit.
KUNO: Nisan di Situs Makam Tujuh Troloyo berpahat lafal tauhid dan bergambar surya dari masa Majapahit.

Bernisan Arab dan Jawa, Berhias Kala dan Surya

SEIRING berkembangnya komunitas pemeluk agama Islam pada masa Kerajaan Majapahit, kompleks pemakaman umat muslim kuno telah terbangun. Salah satunya berada di kompleks Makam Troloyo di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di kawasan yang diyakini bekas ibu kota Majapahit itu, ditemukan nisan-nisan dengan pahatan aksara Arab dan Jawa dengan hiasan bermotif kala dan surya.

Pamong Budaya Pertama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim Tommy Raditya Dahana mengungkapkan, temuan nisan di situs Makam Troloyo di Desa Sentonorejo menjadi salah satu bukti artefaktual Islam di pusat kota Majapahit. Makam Troloyo yang kini menjadi tujuan wisata religi dianggap sebagai area pemakaman muslim di masa kerajaan dari abad ke 13-16 Masehi.

Menurutnya tak sedikit nisan di Troloyo memiliki gambar kala dan surya. ’’Surya adalah simbol pancaran sinar matahari yang menjdi ciri khas kesenian Majapahit,’’ katanya. Selain itu, di pusara makam-makam itu terpahatkan angka tahun Saka berbahasa Arab dan Jawa kuno.

Tercatat angka tahun tertua adalah 1290 Saka (1368 Masehi) dan yang termuda 1533 Saka (1611 Masehi). ’’Beberapa nisan juga memiliki inskripsi yang memuat kutipan kalimat-kalimat dalam Alquran,’’ imbuh Tommy.

Meski demikian, nisan-nisan tersebut tidak mencantumkan nama, sehingga tidak dapat diidentifikasi siapa tokoh yang dimakamkan. Ini sama halnya dengan Situs Makam Tujuh yang juga tak bernama. Makam Tujuh yang meliputi tujuh struktur makam bercorak Islam berada di areanya Makam Troloyo. Tak heran jika situs ini juga disebut Makam Tujuh Troloyo.

Setiap permukaan makam dilapisi struktur batu bata dengan batu nisan di kedua ujungnya. Seperti di Troloyo, tujuh makam yang berada di tengah area pemakaman umum itu memiliki pahatan ornamen. ’’Di Makam Tujuh juga terpahat tulisan Arab berlafal Allah dan kalimat tauhid, selain itu juga ada angka tahun dalam bahasa Jawa kuno,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Era Majapahit #kerajaan majapahit #Makam Muslim