Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rumah Era Majapahit

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 25 Januari 2025 | 14:15 WIB
KUNO: Replika rumah dari masa Kerajaan Majapahit di Museum PIM, Trowulan.
KUNO: Replika rumah dari masa Kerajaan Majapahit di Museum PIM, Trowulan.


Cegah Genangan dengan Sabuk Selokan

BANGUNAN rumah pada masa Kerajaan Majapahit meninggalkan banyak teknologi terapan yang bisa diwarisi pada zaman sekarang. Salah satunya dalam bidang pengendalian air. Masyarakat Majapahit membangun selokan yang mengelilingi rumah untuk menangkal banjir masuk ke rumah.
Gambaran tentang rumah era Majapahit dapat dilihat di Museum Pusat Informasi Majapahit (PIM), Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Replika bangunan tempat tinggal dari abad ke 13-16 Masehi itu dibangun dengan bentuk dan ukuran sesuai aslinya. ’’Rumah ini berupa bangunan segi empat berukuran panjang 5,2 meter dan lebar 2,15 meter,’’ ujar Pamong Budaya Pertama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim Tommy Raditya Dahana.
Terdapat beberapa hal yang menarik dari bangunan sederhana dengan rangka kayu itu. Salah satunya keberadaan selokan terbuka yang mengelilingi bangunan. Saluran air selebar telapak tangan itu terdapat di halaman depan dan mengarah ke timur-barat dan selatan-utara. ’’Untuk menghindari genangan air, halaman dilengkapi dengan dua jalur selokan terbuka ini,’’ imbuhnya.
Saluran yang fungsi utamanya mengalirkan air hujan ke kanal besar itu sengaja dibangun untuk menghindari banjir merendam rumah. Meski ukurannya kecil, selokan yang bekerja dengan tepat mampu mengendalikan aliran air dari halaman maupun atap rumah.
Di lain sisi, pengendalian banjir di permukiman juga diantisipasi dengan konstruksi bangunan yang dibuat tinggi. Rumah dibuat lebih tinggi dari tanah dengan batur atau tumpukan batu bata. Desain menyerupai panggung ini membantu mencegah banjir tak mudah masuk rumah. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Era Majapahit #Bangunan Rumah