Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ketahui, Inilah Sejarah RSUD Kota Mojokerto

Rizal Amrulloh • Kamis, 11 Juli 2024 | 15:50 WIB
RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto

KEBERADAAN Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mojokerto telah eksis sejak masa pemerintahan kolonial.

Sejak didirikan pada 1940 silam, fasilitas kesehatan pelat merah ini telah mengalami transformasi dan relokasi hingga saat ini berada di Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Sejarawan Mojokerto Ayuhanafiq menuturkan, cikal bakal RSUD bermula saat Stad Gementee atau Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto di era kolonial membangun fasilitas kesehatan.

Rumah sakit pertama milik pemerintah tersebut dinamakan Gemeentelijke Ziekenhuis Modjokerto. ’’Proses pendirian dilakukan sejak tahun 1938. Setelah selesai dibangun, rumah sakit ini diresmikan pada 15 Maret 1940,’’ terangnya.

Awalnya, RSUD yang berada di Jalan Gajah Mada ini mampu bersaing dengan rumah sakit swasta yang dimiliki oleh pabrik gula. Tetapi, eksistensinya tidak mampu berlangsung lama karena sempat vakum pada masa pendudukan Jepang hingga revolusi kemerdekaan.

Bahkan, pria yang akrab disapa Yuhan ini menyebut, RSUD terpaksa harus memindahkan seluruh pelayanan dari wilayah Kota Mojokerto pada tahun 1948. ’’Para tenaga kesehatan harus mengungsi karena Kota Mojokerto kembali dikuasai Belanda,’’ ulasnya.

Momentum tersebut menandai transisi awal dari RSUD Kota Mojokerto. Mengingat, semua peralatan medis hingga obat-obatan harus diboyong untuk membuka layanan kesehatan darurat di pengungsian.

Anggota Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto ini menyebutkan, RSUD baru difungsikan kembali setelah tercapainya pengakuan kemerdekaan RI oleh Belanda. Dibutuhkan waktu untuk menata kembali tenaga medis dan peralatan rumah sakit.

Pada masa kemerdekaan ini, mulai terjadi transformasi di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto. Dimulai dari perubahan status menjadi Rumah Sakit Daerah Swatantra Tingkat II pada tahun 1970. Kemudian pada 1983 secara resmi ditetapkan menjadi RSUD tipe C.

’’Penetapan menjadi rumah sakit umum tersebut sekaligus diberikan nama dr Wahidin Sudiro Husodo,’’ sebut Yuhan.

Setelah hampir tiga dekade berlalu, transformasi kembali dilakukan di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Karena rumah sakit pelat merah ini dilakukan relokasi dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Raya Surodinawan. ’’Pemindahan dilakukan pada tahun 2012,’’ ulasnya.

Dari riwayat perjalanan pendirian RSUD Kota Mojokerto tersebut, ungkap Yuhan, maka usianya saat ini sudah genap 84 tahun. Hanya saja, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo kini memilih menggunakan momen saat relokasi.

Sehingga usianya baru akan menapaki 12 tahun pada 2024 ini. Sementara bangunan bekas RSUD lama telah dibongkar total dan dibangun Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada. (ram/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#rsud kota mojokerto #dr Wahidin Sudiro Husodo #sejarah mojokerto #Jaman Kolonial #Kota Mojokerto #fasilitas kesehatan