Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Paceklik pada Masa Prakemerdekaan di Mojokerto, Angka Kriminalitas Meningkat

Rizal Amrulloh • Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:00 WIB

SELAIN krisis pangan

GAGAL PANEN: Tanaman padi mengering karena sawah tidak teraliri air akibat cuaca ekstrem di wilayah Mojokerto.
GAGAL PANEN: Tanaman padi mengering karena sawah tidak teraliri air akibat cuaca ekstrem di wilayah Mojokerto.
, masa paceklik juga membuat angka kriminalitas meningkat. Bahkan, masyarakat juga terjerumus dalam praktik perjudian karena tidak bisa lagi mengolah lahan pertanian.

Sejarawan Ayuhanafiq menambahkan, situasi keamanan di Mojokerto pada masa krisis pangan berubah mencekam.

Sebab, banyak aksi kriminalitas yang terjadi di jalanan baik berupa perampokan hingga kekerasan. ”Salah satu yang sering menjadi korban adalah pedagang,” sambungnya.

Tidak hanya merampok uang, aksi penjarahan juga kerap terjadi. Target sasarannya adalah toko-toko di pasar tradisional yang dikuras barang dagangannya.

Bahkan, tindak kejahatan itu tidak hanya dilakukan malam hari, tetapi terang-terangan dilakukan saat siang hari.

”Pelakunya biasanya gerombolan,” ulas anggota Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto ini.

Yuhan menambahkan, aksi pencurian juga menyasar tanaman tebu milik pabrik gula. Menurutnya, barang tidak langsung dijual dalam bentuk olahan berupa gula tradisional.

Namun, aksi pencurian tersebut bisa menjadi bagian dari ketidakpuasan terhadap pengusaha pabrik gula.

Karena dengan  diperluasnya tanaman tebu berakibat persawahan padi milik warga tidak teraliri air irigasi.

Karena itu, aksis teror juga banyak dilancarkan pelaku kejahatan dengan melakukan aksi pembakaran tanaman tebu.

”Pembakaran hanya bertujuan untuk membuat pabrik gula merugi,” bebernya.

Kesejahteraan masyarakat semakin tidak menentu saat terjerumus ke dunia perjudian.

Pada masa kolonial, dadu menjadi permainan yang paling banyak dijumpai dimainkan di pasar-pasar tradisional. (ram/ron)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#prakemerdekaan #paceklik #kriminalitas #mojokerto #meningkat