Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Spektakuler! Situs Raja Majapahit di Mojokerto Diidentifikasi Punya Tiga Gapura Megah

Martda Vadetya • Minggu, 13 Agustus 2023 | 11:30 WIB

DIDATA: Tim ekskavasi komplek Situs Bhre Kahuripan, Desa Klinterejo, melakukan pendataan struktur tapak gapura ketiga yang ada di sisi selatan situs.
DIDATA: Tim ekskavasi komplek Situs Bhre Kahuripan, Desa Klinterejo, melakukan pendataan struktur tapak gapura ketiga yang ada di sisi selatan situs.
Arkeolog Identifikasi Tapak Gapura Anyar 

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pola keruangan Situs Bhre Kahuripan-Klinterejo bertahap terungkap. Ekskavasi penelusuran denah komplek elit bangsawan Majapahit yang sedang berlangsung mengindikasikan adanya tiga gapura megah di halaman kedua situs bangunan suci tersebut.

Menyusul, teridentifikasinya struktur pondasi gapura pada dinding pagar di sisi barat candi. Menginjak hari ke-24 ekskavasi tahap 6, pola keruangan situs Bhre Kahuripan semakin jelas.

Penggalian yang menyasar halaman kedua di sektor Lapangan Desa Klinterejo ini menelurkan data-data baru terkait keruangan situs cagar budaya tersebut.

’’Setelah dinding dengan lebar sekitar 130 sentimeter ini kami telusuri ke selatan (area kebun tebu). ada indikasi satu tapak gapura lagi. Jadi ada tiga struktur tapak gapura di dinding besar ini,’’ ungkap Ketua Tim Ekskavasi Situs Bhre Kahuripan-Klinterejo M Ichwan, kemarin.

Arkeolog BPK Wilayah XI Jatim ini menjelaskan, pihaknya sudah mendata ketiga struktur pondasi gapura yang menyatu dengan pagar tersebut.

Ketiga tapak gapura tersebut memiliki interval jarak sama. Yakni terpisah jarak sekitar 15 meter antara satu sama lain pada dinding bata kuno dengan panjang sekitar 100 meter tersebut.

’’Tapak pagar ini memiliki pola atau berbentuk cruciform. Seperti persegi, yang strukturnya menonjol keluar pagar di empat sisi. Yang semakin keluar semakin mengecil,’’ bebernya.

Ketiga pondasi gapura ini memiliki ciri dan ukuran yang relatif sama. Yakni sekitar 11 x 13 meter persegi dengan material bata putih yang ditemukan di sekitar tapak gapura tersebut.

’’Struktur yang tampak dan intak (utuh) sebesar itu. Dan ini menjadi temuan baru dan menarik, khususnya untuk situs di wilayah Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Trowulan,’’ terang Ichwan.

Namun begitu, pada struktur pondasi gapura ketiga ini pihaknya belum menemukan bagian trap tangga. Pihaknya pun belum bisa bicara banyak soal bentuk gapura secara utuh. Apakah berbentuk paduraksa atau bentar.

Melihat dari ukurannya, disinyalir ketiga gapura tersebut sebelumnya dibangun dengan megah.

’’Di sisi selatan ini masih belum kami temukan sudut dinding besar ini. Jadi, mungkin saja lebih ke selatan lagi ada struktur gapura keempat. Karena memang kita mencari bangunan atau struktur penyerta pada dinding tebal ini,’’ tukas arkeolog asal Klaten ini. (vad/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Majapahit #situs #mojokerto