Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Teknologi Konstruksi Era Majapahit, Kokoh Meski Tanpa Semen

Fendy Hermansyah • Sabtu, 8 Juli 2023 | 12:55 WIB

SISA PERADABAN: Struktur talud bata kuno yang mengelilingi Situs Kumitir berhasil diidentifikasi arkeolog setelah kali pertama ditemukan warga pada 2019 silam.
SISA PERADABAN: Struktur talud bata kuno yang mengelilingi Situs Kumitir berhasil diidentifikasi arkeolog setelah kali pertama ditemukan warga pada 2019 silam.
STRUKTUR talut di era Majapahit mampu berdiri dengan kokoh meski kala itu belum mengenal semen ataupun beton. Hal tersebut tak lepas dari teknik arsitektur kala itu yang mengandalkan kekuatan tanah liat racikan khas Wilwatikta.

”Jadi talut di Situs Kumitir itu bukti nyata kalau sisa struktur yang dibangun tanpa memakai semen itu masih kokoh bertahan walaupun sudah lebih dari 700 tahun,” ujar Budayawan Mojokerto Putut Nugraha.

Dari jenis materialnya, talut bata kuno bukan dibangun tanpa perekat. Seperti bangunan bata era Majapahit lainnya, talut bata kuno mengandalkan perekat dari teknik gosok.

Di mana serpihan bata dari proses gosok tersebut akan menjadi perekat seperti semen ketika dicampur sedikit air dan dikeringkan dengan sempurna.

”Era Majapahit memang terkenal dengan hasil pengolahan tanah liatnya. Terutama teknik bata gosok yang menghasilkan struktur bangunan yang kokoh itu,” terang Putut.

Sedangkan talut boulder, sejumlah sumber menyebut, jika batu pegunungan tersebut disusun sedemikian rupa. Dengan diberi campuran tanah liat antara batu satu dengan lainnya yang lantas dikeringkan hingga sempurna. Sehingga, talut menjadi struktur bangunan kokoh yang mampu menahan lapisan tanah.

Proses pembuatan yang panjang dan pengeringan material yang sempurna membuat dinding talut menjadi struktur yang kokoh. Menjadi bangunan yang tahan akan gerusan air maupun pergerakan tanah.

Sehingga lapisan permukaan tanah diatasnya relatif aman untuk didirikan bangunan. Baik komplek permukiman maupun bangunan suci seperti bangunan-bangunan peninggalan Majapahit pada umumnya. (vad/ron) 

Editor : Fendy Hermansyah
#Raden Adipati Aryo Cokronegoro I #kokoh #Majapahit #teknologi #semen #kota #Raden Wijaya #kerajaan #kabupaten #budayawan #wilwatikta #raja #majapahitan #gajah mada #mojokerto #konstruksi #trowulan #Talut #Era