Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pelaut Era Majapahit Telah Menguasai Ilmu Membuat Peta

Fendy Hermansyah • Sabtu, 6 Mei 2023 | 16:11 WIB
PURBAKALA: Gambaran kapal layar kuno tergurat di salah satu panel Relief Candi Penataran yang dibangun sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit. (Sumber Foto: BPK XI Wilayah Jatim)
PURBAKALA: Gambaran kapal layar kuno tergurat di salah satu panel Relief Candi Penataran yang dibangun sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit. (Sumber Foto: BPK XI Wilayah Jatim)
BISA dibilang, pelaut era Majapahit sudah memiliki kemampuan yang kompleks mengenai navigasi laut. Selain mengacu pada rasi bintang dan mengenal kompas, konon mereka disebut telah menguasai kartografi atau ilmu membuat peta. Sehingga seiring luasnya cakupan ekspedisi yang dilakukan, para pelaut mengantongi gambaran maritim dan gugusan pulau di Nusantara.

”Kajian sejarah maritim (Indonesia) dari lembaga penelitian Universitas Diponegoro Semarang menyebutkan, kalau saat itu (abad 16 Masehi) nakhoda kapal Nusantara sudah memegang peta,” sebut pemerhati tinggalan budaya Majapahit, Anam Anis.

Hal tersebut menggambarkan saat Ludovico di Varthema, penjelajah asal Italia, melakukan perjalanan pada dari Kalimantan ke Jawa pada tahun 1506. Saat itu, Ludovico melihat nakhoda kapal yang ditumpanginya sudah mengantongi peta dengan sejumlah garis memanjang dan melintang. Namun begitu, kala itu belum semua pelaut atau nelayan Majapahit menguasai kartografi.

Beberapa tahun berikutnya, pelaut sekaligus penjelajah Portugis masuk ke wilayah Nusantara. Dengan peradaban barat yang selangkah lebih maju, bangsa Portugis menyusun peta jalur pelayaran di wilayah Asia Tenggara dan Nusantara. Namun, para pelaut asing tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan observasi mereka. Melainkan juga berdasarkan keterangan pelaut Nusantara. ”Untuk membuat peta jalur pelayarannya di wilayah kekuasaan Majapahit, pelaut Portugis ini berdasarkan keterangan dan pengalaman pelaut setempat,” terangnya.

Dalam catatan sejarah, sebagian kartografi Portugis tersebut menggunakan toponim Melayu yang saat itu menjadi bagian dari Nusantara. Di antaranya untuk menggambarkan pesisir pantai wilayah Vietnam. ”Itu menjadi salah satu landasan bahwa pelaut Majapahit mampu berlayar (dan menguasai jalur pelayaran) di wilayah Nusantara,” tukas Anam. (vad/ron)




Editor : Fendy Hermansyah
#navigasi majapahit #kabupaten mojokerto #Majapahit #Pemkot Mojokerto #pelaut majapahit #navigasi #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #trawas #pacet #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde