Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dampak Gaya Kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka Terhadap Tempat Wisata di Kota Solo

Fendy Hermansyah • Kamis, 19 Juni 2025 | 11:33 WIB
Oleh: Rossa Tiara Kartika*)
Oleh: Rossa Tiara Kartika*)

DALAM realita dunia kerja yang terus berubah, konsep kepemimpinan pun ikut mengalami perkembangan. Inti dari kepemimpinan tidak hanya terletak pada penguasaan keterampilan seorang pemimpin, melainkan lebih kepada kemampuan untuk menciptakan perubahan dalam suatu lingkungan. Kepemimpinan menjadi pondasi penting yang mendorong seseorang dalam merintis dan membangun perjalanan kariernya. Perlu dipahami bahwa pemimpin memiliki gaya kepemimpinan untuk dapat mempengaruhi atau mengelola tim untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Selain itu, pemimpin juga dituntut untuk memiliki gaya kepemimpinan yang mampu membuat strategi, mendorong motivasi tim untuk bekerja sama mencapai tujuan.

Salah satu pendekatan yang kini dianggap sebagai penggerak perubahan positif adalah Kepemimpinan Transformasional. Gaya kepemimpinan ini berfokus pada pemberian inspirasi, motivasi, serta pengembangan potensi individu. Kepemimpinan transformasional memberikan sudut pandang baru mengenai bagaimana seorang pemimpin dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan mendorong pertumbuhan bersama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggali lebih dalam mengenai konsep Kepemimpinan Transformasional ini dan salah satu tokoh pemimpin di Indonesia yang menganut gaya kepemimpinan tersebut adalah Gibran Rakabuming Raka atau kerap dipanggil Gibran, merupakan wakil presiden republik Indonsia sejak 20 Oktober 2024, lalu bagaimana dampak sistem kepemimpinan Gibran pada Kota Solo dari segi tempat wisata?

Gibran Rakabuming Raka merupakan Wali Kota Solo periode masa jabatan 2021-2024. Pria kelahiran Surakarta, 1 Oktober 1987 ini merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Joko Widodo dan Iriana. Ayahnya merupakan Presiden Republik Indonesia yang menjabatselama dua periode yakni pada 2014-2019 dan 2019-2024. Gibran melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Singapura dan Australia. Setelah ia kembali ke Indonesia, Gibran membuka usaha bidang makanan, khususnya catering dengan nama Chilli Pari. Seiring dengan perkembangan bisnisnya, Gibran mendirikan pelatihan bahasa inggris untuk karyawan dengan nama House of Knowledge. Secara mengejutkan Gibran memulai karier politiknya. Dia mendaftarkan diri sebagaianggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) Solo. Pendaftaran tersebut bertujuan untuk masuk dalam pencalonan sebagai Wali Kota Solo pada pemilihan 2020.

Dikutip dari jurnal Universitas Negeri Surabaya yang berjudul Gaya Kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka Yang Membawa Perubahan Pada Kota Solo, Gibran menerapkan gaya kepemimpinan yang cukup efektif di berbagai aspek. Ia juga dipandang sebagai pemimpin yang visioner dan demokratik yang dapat meningkatkan kepercayaan publik. Sebagai pemimpin yang menganut gaya kepemimpinan transformasi, Gibran dikenal membawa agen transformasi yang membawa dampak positif dan memotivasi untuk bekerja keras terhadap masyarakat.

Salah satu gaya kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka yang saya ambil dalah gaya kepemimpinan transformasional yang mampu menginspirasi dan membawa perubahan positif pada masyarakat. Selain itu ia juga memiliki pemikiran yang inovatif.  beberapa proyek yang telah berhasil dibangun Gibran dan berhasil membuat ikon untuk kota Solo. Contohnya seperti pembangunan Masjid Sheikh Zayed ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pangeran Uni Emirat Arab. Masjid Sheikh Zayed kini menjadi bangunan paling megah di Kota Solo dan telah menjadi ikon yang menarik perhatian para wisatawan. Dibawah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka kota Solo dengan adanya pembangunan tempat tersebut perkembangan UMKM menjadi terbantu dengan ramainya pengunjung.

Gaya kepemimpinan transformasional Gibran Rakabuming Raka dapat dikatakan nyata dikarenakan ia membawa perubahan kota Solo menjadi lebih baik serta menerapkan gaya kepemimpinan yang inovatif sehingga infrastruktur dan pembangunan tempat wisata kini berhasil menjadi wajah dari kota Solo. Banyak sekali masyarakat yang sampai saat ini menjadikan kota Solo sebagai destinasi tempat wisata.

*)Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Malang

 

Editor : Hendra Junaedi
#wisata solo jawa tengah #Gibran Raka Buming Raka #wisata #gaya kepemimpinan #opini