DI Indonesia sendiri terkenal dengan rempah rempah yang bisa di olah menjadi herbal alami pengganti obat kimia agar tidak bergantung ke obat kimia terus meneru. Jika mengonsumsi obat kimia secara berlebihan akan merusak ginjal akibat bahan kimia dalam obat-obatan (hepatotoksik). Dampak lain dari mengkonsumsi obat kimia juga dapat merusak sistem pencernaan (sakit perut, mual, muntah, diare) dan Perubahan suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi, dan detak jantung.
Melihat begitu banyaknya Penggunaon obat kimia, banyak orang berusaha untuk mengganti obat kimia menjadi obat herbal yang aman dan minim efek samping. Dikarenakan banyak sekali efek samping obat kimia masyarakat tergerak untuk berkreasi untuk menggantikan obat kimia dengan obat dari alam sangsung atau herbal dari alam, agar tubuh tidak cepat rusak karena obat. Walaupun Menggunahan Produl alam tidak langsung berpengaruh, tapi saya yakin ini adalah pilihan yang lebih baik dari Pada Menggunation obat- obatan kimia. Tanpa kita sadari, banyak sekali tanaman tanaman yg bisa di olah menjadi obat herbal, dan minuman herbal.
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) telah banyak dikonsumsi masyarakat sebagai minuman kesehatan sekaligus obat tradisional. Bunga telang sendiri bisa di jumpai di pulau ternate. Karena peminatnya banyak, bunga telang sudah tersebar dimana saja terutama di perkarangan rumah, ditepi jalan, serta di perkebunan yang tidak gersang. Bunga telang sendiri mudah untuk di budidayakan, dengan menaburkan bijinya pada tanah dan menyiramnya agar menjaga kelembapan tanah maka bunga telang akan tumbuh dengan baik.
Manfaat bunga telang bagi kesehatan diperoleh dari beragam kandungannya, seperti ternatin, vitamin C, vitamin B1 dan B2, serta berbagai kandungan antioksidan (flavonoid, delphinidin, kaempferol, dan p-Coumaric acid). Anda bisa mendapatkan manfaat dari bunga telang dengan cara mengonsumsi teh bunga telang. Beberapa orang biasanya menambahkan campuran batang serai, air lemon, atau beberapa tetes jeruk nipis untuk menambah kesegaraan rasanya. Sama halnya dengan teh lainnya, teh bunga telang aman dikonsumsi setiap hari. Pasalnya, mengonsumsi teh bunga telang setiap hari secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya sebagai berikut: menurunkan demam, meredakan gejala alergi, menjaga kesehatan mata, melancarkan sistem pencernaan, mengontrol tekanan darah dan gula darah, mengatasi masalah pernapasan, mencegah pertumbuhan sel kanker.
Bunga telang memiliki banyak kandungan fitokimia. Kandungan fitokimia di dalamnya memberikan manfaat dalam bidang kesehatan seperti antioksidan, antibakteri, anti inflamasi, analgesik, antiparasit, antihistamin, dan meningkatkan sistem imun. Komponen metabolit primer utama pada bunga telang adalah lemak, yaitu sebanyak 32,9%/berat kering, karbohidrat (29,3%) dan serat kasar (27,6%). Sementara itu, protein yang terkandung dalam bunga telang dijumpai dalam kadar yang relatif kecil (4,2%). Komponen bioaktif pada bunga telang yang diperkirakan memiliki manfaat fungsional berasal dari berbagai kelompok senyawa fitokimia, yaitu fenol (flavonoid, asam fenolat, tanin, dan antrakuinon), terpenoid (triterpenoid, saponin tokoferol, fitosterol), dan alkaloid. Komponen-komponen lain yang juga ditemukan pada bunga telang adalah asam lemak palmitat, stearat, petroselinat, linoleat, arakhidat, behenat dan fitanat, mome-inositol dan pentanal. Kandungan antioksidan lainnya yang dimiliki bunga telang adalah kaemphferol, asam p-coumaric, dan delphinidin-3,5- glukosida.
*) Mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Muhammadiayah Malang
Editor : Hendra Junaedi