Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengalir Bersama Aliran Sungai Keadilan

Fendy Hermansyah • Kamis, 9 Mei 2024 | 14:55 WIB

 

Photo
Photo

Oleh: Pendeta Galih Fendi Christianto, S.Si*

 ’’Mengalir bersama aliran sungai keadilan yang bermuara pada perdamaian milik semua ciptaan’’

 Lukas 24:44-53

Dampak keberanian untuk terus mewartakan pelayanan kasih Yesus selama Dia ada di dunia. Hal ini tidak lepas dari pesan yang disampaikan oleh Yesus dalam Injil Lukas 24:44-53, terkhusus ayat 49, bertuliskan kata ’’kuasa’’ dalam bahasa Yunani δυναμισ  (dunamis).

Kuasa ini merupakan kuasa yang menjadikan mereka para murid kuat dan setia untuk bersaksi mengenai Yesus dan melayani sesama seperti halnya Yesus lakukan dalam pelayanan-Nya.

 Dalam peristiwa pasca kenaikan Yesus Kristus, semua murid dipanggil untuk mewartakan kabar baik dan pembebasan bagi orang-orang yang tertawan.

Berawal dari 12 orang yang bergerak ke seluruh penjuru dunia menjadi arak-arakan saksi-saksi Kristus yang mewartakan dan melayankan ’’Gerakan Tanpa Kekerasan sebagai cara mewujudkan Perdamaian dan Keadilan Yesus dalam Injil’’.

 Sampai hari ini, kita dipanggil untuk meneguhkan tugas bersaksi dan melayani sampai tiap orang makan dan semuanya kenyang mengingatkan kita bahwa pemenuhan hak secara non-diskriminasi menjadi salah satu upaya mewujudkan keadilan. Bahwa ini bukan perjalanan yang mudah, tentu saja.

Sebab sendiri tidak pernah cukup, kita perlu bersatu hati dalam memperjuangkannya. Demi lingkungan yang terjaga, kesetaraan dan kehidupan yang layak bagi semua orang.

 Kesaksian dan pewartaan misi gereja harus ditujukan bagi pemulihan lingkungan. Sebagaimana yang juga dilakukan oleh GKJW (Greja Kristen Jawi Wetan) dalam merespon ajakan Kristus untuk menjadi saksi-Nya di Dunia, GKJW mengajak seluruh warga jemaatnya untuk melakukan pewartaan gerakan tanpa kekerasan, peduli lingkungan, dan kegiatan non-diskriminasi.

Hal ini sarujuk dengan yang dilakukan Yesus yang anti kekerasan Ia secara teratur berjalan ke arah bahaya, mengatakan kebenaran, dan menuntut keadilan. Bagi orang-orang yang mengikuti hukum agama secara patok bangkrong, Yesus adalah masalah. Ia bergaul dengan orang-orang

yang salah, menyembuhkan pada waktu yang salah, mengunjungi tempat-tempat yang salah, dan mengucapkan hal-hal yang salah.

Sikap anti kekerasan-Nya aktif, provokatif, publik, berani, dan berbahaya. Meminjam ajakan Pdt. Nicky mari saudara, ’’mengalir bersama aliran sungai keadilan yang bermuara pada perdamaian milik semua ciptaan”.

*Pendeta di GKJW Jemaat Dawarblandong

 

Editor : Hendra Junaedi
#Tuhan Yesus #Kenaikan Isa Al-Masih