Bagaimana mungkin seorang guru bisa memiliki kompetensi dan menjadi ahli dalam satu waktu jika guru masih belum selesai dengan dirinya sendiri?
Permasalahan yang dihadapi oleh guru juga tidak kalah banyak, mulai dari perangkat, menghadapi siswa, terlebih masalah pribadinya.
Dengan demikian, kesehatan mental para guru ini menjadi perhatian penting. Untuk mewujudkan kesehatan mental hal pertama yang bisa dilakukan adalah guru harus bahagia.
Guru memiliki hak memenuhi ’’tangki’’ kebahagiaan terlebih dahulu agar bisa menularkan kebahagiaanya kepada peserta didik dan orang di sekitarnya.
Guru pun perlu memiliki self awareness dan mampu mengelola kondisi emosinya dengan baik. Sebagai pendidik, pengembangan diri seorang guru harus terus menerus dilakukan.
Salah satu upayanya, guru harus terampil dalam menerapkan strategi TANPA DILEMATIS (TANdai Permasalahannya Apa, haDIrkan dan LEpaskan MAsalah Tanpa pesimIS).
TANPA DILEMATIS adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru sebagai pertolongan pertama ketika sedang menghadapi masalah. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah