BULAN Ramadan adalah bulan yang mempunyai banyak keistimewaan dibanding bulan-bulan yang lain, karena itu bulan Ramadlan disebut bulan yang mulia. Diantara keistimewaan bulan Ramadlan adalah bulan diangkatnya Rasulullah SAW sebagai Rasul Allah SWT.
Hal ini dapat kita pahami dari turunnya Alquran surat Al-Alaq ayat 1-5. Bulan Ramadan juga sebagai bulan diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai nama bulan suci Allah SWT ( Q.S Al-Baqarah ayat 185). Didalamnya terdapat malam Lailatulqadar yang lebih baik dari seribu bulan ( Q.S Al-Qadar ). Dan tercatat dalam sejarah bahwa kaum Muslimin mendapatkan kemenangan dalam perang Badar di bulan Ramadan serta ditaklukkannya kota Mekkah( Fath al Makkah ) oleh kaum muslimin. Dimusnahkannya berhala-berhala yang diyakini sebagai Tuhan oleh bangsa Arab dan sekitarnya juga pada bulan Ramadan.
Keistimewaan Ramadan tak hanya diturunkannya Alquran. Pada bulan suci ini Allah SWT juga menurunkan kitab-kitab suci kepada nabi terdahulu. Bahwasannya shuhuf Nabi Ibrahim AS diwahyukan malam awal Ramadan. Kitab Taurat yang diturunkan kepada nabi Musa AS di malam ke 6 Ramadan (terpaut 700 tahun dengan Shuhuf Ibrahim as). Kitab Zabur yang diturunkan kepada nabi Daud AS pada malam ke 12 Ramadan (terpaut 500 tahun dengan Taurat). Kitab Injil yang diturunkan kepada nabi Isa AS pada malam ke 12 Ramadan (terpaut 1.200 tahun dengan Zabur). Sedangkan Alquran turun pada malam ke 17 di bulan Ramadan terpaut 620 tahun dengan kitab Injil yang diturunkan kepada nabi Isa AS.
Pada bulan Ramadan, Allah SWT juga menganugerahkan beberapa nikmat kepada kita umat baginda Muhammad SAW. Di antara nikmat tersebut adalah pelipatgandaan pahala oleh Allah SWT. Bagi setiap orang yang berpuasa bila mengerjakan ibadah tentunya semata-mata karena mengharap rida Allah.
Nabi Muhammad SAW bersabda: pada malam pertama bulan Ramadan Allah berfirman: ’’Siapa mencintai-Ku, pasti Aku pun mencintainya, siapa mencari rahmat-Ku, pasti rahmat-Ku pun mencarinya, dan siapa beristighfar kepada-Ku pasti Aku mengampuninya. Berkat hormat Ramadan, lalu Allah menyuruh malaikat pencatat amal, khusus dalam bulan Ramadan supaya menulis amal kebaikan semata, tidak menulis laku kejahatan mereka, umat Muhammad, dan Allah menghapus dosa-dosa terdahulu bagi mereka.’’
Di bulan Ramadan Allah SWT memberi ampunan dari segala dosa bagi orang yang berpuasa semata-mata iman kepada Allah. Dari Ibnu Abbas RA berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda,’’Andaikan umatku tahu pasti tentang sesuatu yang tersembunyi dalam bulan Ramadan, pasti mereka mengharap seluruh bulan dalam setahun menjadi bulan Ramadan. Sebab ia menghimpun segala kebaikan dan taat yang dikabulkan, doa-doa dipenuhi (mustajabah), segala laku dosa diampuni, dan surga merindukan mereka.’’
Berpuasa di bulan Ramadan juga sebagai kafarat (tebusan) terhadap dosa-dosa hingga bulan Ramadan berikutnya selama tidak mengerjakan dosa besar. Dengan janji Allah yang diberikan kepada orang yang berpuasa, hendaknya kita selalu berupaya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang membawa kebaikan baik bagi diri kita maupun untuk sesama masyarakat. Karena di antara hikmah berpuasa adalah menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT( Q.S Al-Baqarah 183). Dan dengan berpuasa menjadikan kita sebagai insan yang sabar, istikamah, rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari rasa tidak puas dan perasaan kurang (qanaah). Serta dengan berpuasa menjadikan cara berfikir kita lebih dewasa.
Adapun hikmah puasa bagi kesehatan salah satunya membantu meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki daya ingat, membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar. Puasa juga dapat merawat kesehatan kulit, seperti mencegah timbulnya jerawat karena dengan berpuasa dapat mempercepat proses regenerasi kulit karena tubuh tidak harus bekerja keras menjalankan fungsi sistem pencernaan. Selain itu juga, puasa bermanfaat dalam memperbaiki fungsi organ hati dan ginjal. Sungguh sangat luar biasa kemuliaan bulan Ramadan serta hikmah berpuasa di bulan Ramadan. Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk-Nya kepada kita dalam memenuhi perintah-Nya, yakni perintah puasa pada bulan Ramadan dengan penuh rida dan maghfirah-Nya. Aamiin.
*Guru MTs Al-Musthofa Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Editor : Fendy Hermansyah