Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Masjid Baitul Muttaqin di Modongan Mojokerto, Berusia 177 Tahun, Arsitektur Terinspirasi dari Masjid Porong yang Tenggelam

Fendy Hermansyah • Sabtu, 6 April 2024 | 03:18 WIB

 

TIGA KALI BERUBAH: Masjid Baitul Muttaqin di desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sudah mengalami tiga kali renovasi, Jumat (4/4) siang.
TIGA KALI BERUBAH: Masjid Baitul Muttaqin di desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sudah mengalami tiga kali renovasi, Jumat (4/4) siang.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Masjid Baitul Muttaqin adalah masjid di kawasan Dusun Sasap, Desa Modongan, Kkecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Masjid yang berdiri pada 1847 ini sudah mengalami beberapa kali perubahan bentuk.

Arsitektur masjid terinspirasi dari salah satu masjid yang ada di Porong Sidoarjo yang sudah tenggelam oleh lumpur.

Menurut kisah cerita salah satu takmir, Musa Samsuddin masjid tersebut merupakan pusat kegiatan ibadah bagi agama Islam di kawasan Modongan yang berlangsung secara turun temurun.

EKSOTIS: Arsitektur Masjid Baitul Muttaqin terinspirasi masjid di Porong Sidoarjo.
EKSOTIS: Arsitektur Masjid Baitul Muttaqin terinspirasi masjid di Porong Sidoarjo.

Bahkan sampai sekarang masjid ini masih menjadi pusat kegiatan ibadah bagi umat muslim di kawasan tersebut.

Saat ini, konstruksi bangunan Masjid Baitul Muttaqin ini sudah mengalami banyak kerusakan pada pilar-pilar utama maupun pada bagian tembok penyangga dan saat ini sedang mengadakan renovasi konstruksi bangunan.

’’Untuk saat ini renovasi ketiga karena kurang layak untuk ibadah dan sudah banyak kerusakan akhirnya sekarang renovasi total,’’ jelasnya.

Selain merenovasi bangunan, panitia pembangunan masjid juga hendak melakukan pengembangan sarana ibadah lainnya.

Masjid yang terletak di tengah perkampungan ini sudah mengalami renovasi yang ketiga.

PENUH RELIEF: Masjid Baitul Muttaqin di Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto memiliki banyak relief.
PENUH RELIEF: Masjid Baitul Muttaqin di Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto memiliki banyak relief.

Agar, masjid bisa menampung lebih banyak jemaah. ’’Biasanya kalau sedang pengajian masjid ini dapat menampung 1.500 jemaah,’’ ungkapnya.

Lelaki berumur 60 tahun ini menyebutkan, luas masjid saat ini sekitar 440 meter persegi.

Tempat ibadah ini sering mengadakan kegiatan rutinan, juga aktivitas rutinan yang baru berjalan dua tahun yaitu santunan anak yatim.

’’Masjid ini juga ada kegiatan rutinan seperti ngaji kitab, ngaji Qur'an dan ada juga rutinan anak yatim setiap bulan,’’ tuturnya. (Mia Chalimatus Syaidah/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#masjid tua #kabupaten mojokerto #ramadan mojokerto #Masjid mojokerto #masjid bersejarah #Kota Mojokerto