RAMADAN merupakan bulan suci yang selalu dirindukan oleh sebagian besar umat Islam.
Persiapan yang dilakukan juga harus lengkap, sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan baik.
Akan tetapi, tidak semuanya dapat mengisi Ramadan dengan ibadah yang terbaik.
Hal tersebut bisa karena terkendala kesehatan, kesempatan, dan hal yang tidak dapat dihindai seperti perempuan yang sedang haid.
Sebagian perempuan merasa sedih karena tidak dapat melakukan ibadah puasa secara penuh.
Haid merupakan kodrat perempuan, sehingga terdapat ibadah tertentu yang dilarang dijalankan.
Termasuk ibadah puasa. Namun, mereka dapat melakukan ibadah lain dan pahalanya juga banyak.
Dikutip dari website NU Online, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan bagi perempuan haid di bulan Ramadan, yaitu sebagai berikut:
- Berzikir
Zikir dapat menjadi pilihan amalan dalam mengisi Ramadan. Jenis dzikir ada banyak, dapat berupa tasbih, tahmid, takbir, dan lainnya. Dapat juga mengikuti majelis zikir karena bisa bernilai ibadah. Perempuan haid sangat dianjurkan memanfaatkan waktu selama Ramadan dengan memperbanyak zikir.
- Berdoa
Amalan ini sangat dianjurkan bagi perempuan haid. Doa dapat dilafalkan dengan bahasa apa saja, kapan saja, dan siapa saja. Dengan berdoa, kita dapat berikhtiar mendekatkan diri kepada Allah.
- Memperbanyak Sedekah
Perempuan haid dapat melakukan ibadah dengan memperbanyak sedekah. Selain dapat membahagiakan orang lain, dengan sedekah hati menjadi lebih lapang. Rejeki yang diterima juga tidak dihamburkan dengan seenaknya, tetapi dimanfaatkan dengan baik.
- Menyiapkan Hidangan untuk Berbuka Puasa
Amalan ini juga dianjurkan ketika perempuan sedang haid di bulan Ramadan. Dengan menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.
- Menuntut Ilmu
Menuntut ilmu dapat menjadi pilihan bagi perempuan haid. Amalan ini memiliki manfaat yang besar bagi diri sendiri dan juga orang lain. Karena hal tersebut termasuk kategori ibadah. Menuntut ilmu karena Allah adalah bentuk ketakwaan, sehingga dapat menjadi dekat dengan sang pencipta.
- Melakukan Kegiatan Sosial
Selain ibadah ritual, umat Islam juga diperintahkan untuk memperbanyak kegiatan positif yang bersifat sosial. Kegiatan tersebut berupa pergaulan baik, menanam pohon, mengajar, menyiapkan buka puasa bagi anak jalanan, dan sebagainya.
- Membaca Selawat
Dengan amalan ini, perempuan haid tidak lain merasa sedih. Meskipun tidak mengikuti ibadah puasa, tetapi beberapa amalan lainnya dapat dilakukan, seperti membaca selawat. Karena dengan memperbanyak selawat, kelak kita akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW. (Nailul Mufarichah/fen)
Editor : Fendy Hermansyah