KPU Kota Gelar Simulasi Pemungutan Suara
KOTA - KPU Kota Mojokerto menggelar simulasi pemungutan suara Pilkada 2024 di tiga kecamatan. Peragaan ini dilakukan dari tahapan pendirian TPS hingga setelah penghitungan suara. Simulasi diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahan prosedur serta administratif.
Simulasi yang digelar selama tiga hari dimulai sejak Kamis (14/11) diawali dari Kecamatan Magersari. Menempati Balai RW 03, Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, para ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di 82 TPS se-Magersari dilibatkan. ’’Ketua KPPS jadi pemilih ditambah warga setempat,’’ kata anggota KPU Kota Mojokerto Ulil Abshor, kemarin.
Tahapan yang disimulasikan, menurutnya, dari proses pendirian TPS pada H-1 pemungutan serta pembagian undangan pencoblos kepada pemilih. Setelah peragaan pemungutan suara, para ketua KPPS mengikuti simulasi penghitungan suara. ’’Intinya agar semua proses sesuai prosedur,’’ imbuh komisioner divisi teknis itu.
Dalam simulasi ini, Ulil menekankan agar KPPS yang terdiri dari 7 orang mencermati betul proses rekapitulasi surat suara. Khususnya terkait pemilih yang terbagi dalam tiga kelompok, yakni DPT, DPTb, dan DPK. ’’Kita antisipasi salah pendataan,’’ tandasnya.
Tak hanya itu, prosedur sekecil urusan menghapus kesalahan tulisan pun juga dibahas. Ulil menyebut, pembetulan tulisan yang salah saat rekapitulasi tak boleh menggunakan tipe-X. KPPS cukup mencoret bagian yang salah dengan dua garis horisontal dan mengganti dengan angka yang benar.
Hal lain yang juga ditekankan adalah langkah antisipasi terjadinya sengketa hasil penghitungan suara. Ulil mewanti-wanti agar pencatatan yang dibuat KPPS benar-benar akuntabel. ’’Termasuk di kolom C kejadian khusus jangan sampai ditulis nihil. Teman-teman KPPS saya minta supaya diisi kronologi yang mendeskripsikan proses pemungutan misalnya lancar, tertib, sesuai aturan,’’ bebernya.
Ulil menyatakan, simulasi ini diharapkan membuat KPPS makin cekatan sehingga mampu menyelenggarakan pemungutan suara pada 27 November nanti secara lancar. Karena itu, peragaan ini juga digelar di Kecamatan Prajurit Kulon dan Kranggan pada dua hari selama akhir pekan ini. (adi/fen)