KPU Koordinasi dengan Dispendukcapil Percepat Perekaman
KOTA – Jumlah potensial pemilih pemula pada Pilkada Kota Mojokerto 2024 mencapai 2 ribu lebih. Dari total itu, sebagian besar berasal dari kalangan pelajar yang hingga kini belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP).
Guna mempercepat proses tersebut, KPU Kota Mojokerto telah menggandeng dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil).
Koordinasi juga dilakukan dengan cabang dinas pendidikan provinsi terkait langkah sosialisasi kepada calon pemilih di jenjang SMA/SMK sederajat. ”Komunikasi untuk mempermudah sosialisasi di semua sekolah,” kata Komisoner Divisi Sosialisasi KPU Kota Mojokerto Yahya Sachrul, kemarin.
Persiapan itu telah dimatangkan dalam rapat koordinasi pada Senin (2/9). Menurutnya, sosialisasi kepada pemilih baru yang dibantu jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan penting untuk meningkatkan partisipasi.
”Pemilih pemula juga bisa mendaftar sebagai KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara), sehingga biar lebih mudah menarik partisipasi masyarakat dalam pemilihan,” bebernya.
Yahya menyebut sejauh ini setidaknya terdapat 2.469 pemilih yang akan menyalurkan hak suaranya untuk pertama kali pada 27 November nanti.
Sebagian besar dari mereka merupakan pelajar yang memasuki usia 17 tahun setelah pemilu pada 14 Februari lalu sampai hari pencoblosan nanti.
Namun demikian, dari jumlah itu, baru 700 pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik.
Perekaman 1.769 lainnya diharapkan bisa tuntas tepat waktu. ”Divisi data sudah komunikasi dengan dispendukcapil bagaimana nanti mereka yang sudah berusia 17 tahun itu bisa memiliki hak suara,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi