Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Junaedi Malik Optimistis Maju di Pilwali

Rizal Amrulloh • Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:06 WIB

 

Junaedi Malik
Junaedi Malik

KOTA - Bakal calon (bacalon) Wali Kota Mojokerto Junaedi Malik optimistis bakal meramaikan bursa Pilkada 2024. Selain masih intens komunikasi dengan partai politik (parpol) yang belum menerbitkan rekomendasi, ketua DPC PKB Kota Mojokerto ini juga menyiapkan dua figur sebagai calon pendamping.

 Politisi yang akrab disapa Juned ini menyatakan tetap menjalin komunikasi untuk membangun koalisi dengan parpol lain yang belum menerbitkan rekomendasi untuk Pilkada 2024. ”Partai yang belum turun (rekomendasi) masih punya potensi semua. Jadi, kita tetap bangun komunikasi dan ngajak bareng-bareng untuk membenahi Kota Mojokerto,” ulasnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (21/8).

 Bahkan, wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini menegaskan siap dengan segala kemungkinan. Termasuk jika PKB memang benar-benar harus maju sendiri. Peluang itu terbuka menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah ambang batas persyaratan di Pilkada 2024.

 Meski belum dipastikan terkait penerapannya, Juned menyatakan, PKB masih dimungkinkan mengusung calon sendiri di Pilwali Kota Mojokerto. Karena dengan modal 12.650 suara dari hasil Pemilu 2024, jumlah perolehan tersebut telah memenuhi batas 10 persen dari total suara sah berdasarkan putusan MK. ”Sekarang tinggal nunggu juknisnya dari penyesuaian PKPU Nomor 8 Tahun 2024 nanti seperti apa. Apa pun hasilnya kami tetap optimistis dan ikhtiar sekuat tenaga,” imbuhnya.

 Mengingat, Juned mengklaim telah mengantongi rekomendasi dari DPP PKB untuk running di pilwali November mendatang. Hanya saja, tiket tersebut belum diserahkan secara resmi karena belum terdapat pasangan yang akan digandeng sebagai calon pendamping. ”Sekarang masih saya matangkan siapa wakil yang akan dipilih, baru nanti proses rekom final B1-KWK,” tandasnya.

 Menurutnya, terdapat lima figur yang digodok sebagai bakal calon wakil wali kota (cawawali) oleh PKB. Masing-masing berlatar belakang pengusaha, politisi, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Selangkah lagi, Juned akan meminang salah satunya untuk menjadi kandidat pendamping. "Sekarang sudah mengurucut dua nama. Segera kami akan memutuskan wakilnya," tandas dia.

 Selain untuk maju di Pilkada 2024, terang Juned, langkah PKB juga berupaya agar tidak terjadi kotak kosong di pilwali. Sebab, menurut dia, kontestasi menuju kursi W1 akan berjalan dengan lebih demokratis jika dilakukan secara kompetitif. ”Harusnya demokrasi itu kan masyarakat memang harus diberi pilihan. Jadi, nanti kandidat bisa bersaing sehat lewat gagasan program dan visi-misi kepada masyarakat,” pungkasnya. (ram/ris)

 

 

Editor : Imron Arlado
#pilwali #Pilkada Serentak 2024 #Kota Mojokerto