Di sisi lain, Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto, M. Harun mengungkapkan, setiap politisi bisa saja menjalin komunikasi secara personal dari berbagai macam unsur.
Tidak hanya dengan internal partai, tapi juga multipartai hingga bakal calon.
Namun, lanjut dia, komunikasi tersebut tetap harus mengacu pada aturan. Artinya, hasil yang didapat juga untuk kemanfaatan partai.
’’Sampai saat ini tetap satu barisan. Sudah saya sampaikan juga ke Gus Juned (Junaedi Malik, Red) bahwa konsolidasi masih tetap berjalan,’’ katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB sekaligus bacalon wali kota, Junaedi Malik belum bisa berkomentar soal kehadiran dua partai koalisinya dalam deklarasi bacalon wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Kamis (4/7).
PKB juga belum menerbitkan rekom resmi paslon yang akan diusung di Pilwali Mojokerto.
Termasuk, dirinya yang masih digodok lewat uji kelayakan dan kepatutan (UKK) bakal calon kepala daerah (bacakada) yang digelar DPP PKB Juni lalu.
’’Kami di tingkatan cabang, sebagai bagian dari ikhtiar untuk menjemput rekomendasi itu. Hasil terakhirnya tetap ada di induk partai (DPP),’’ kata Juned. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi