KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Mojokerto mendeklarasikan Ika Puspitasari sebagai Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) Mojokerto. Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini menjadi kandidat tunggal yang didukung partai berlambang pohon beringin ini untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2024).
Deklarasi dilangsungkan saat konsolidasi partai dalam menyukseskan Pilgub Jatim dan Pilwali Mojokerto di kantor DPD Partai Golkar di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Minggu (12/5) malam. Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo mengungkapkan, alasan mendeklarasikan dukungan Bacawali Mojokerto ke Ning Ita disebabkan partainya memang tidak membuka penjaringan pendaftaran untuk pencalonan Pilkada 2024. ’’Karena sejak awal mulai bulan Januari lalu, DPP Partai Golkar sudah memberikan surat tugas kepada bakal calon kepala daerah seluruh Indonesia. Baik untuk kepala daerah maupun wakilnya,’’ ungkapnya.
Lanjut Sonny, DPP Partai Golkar memberikan surat tugas kepada Ning Ita untuk berkontestasi pada Pilkada 2024. Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 itu menjadi satu-satunya figur yang didukung maju sebagai Bacawali Mojokerto. ’’DPP (Partai Golkar) memberikan surat tugas kepada satu (bakal calon) kepala daerah, yaitu Ning Ita,’’ paparnya.
Di samping itu, partai besutan Airlangga Hartarto ini juga memberikan surat tugas kepada dua kader DPD Golkar sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) Mojokerto. Masing-masing diberikan kepada Sonny Basoeki Rahardjo sendiri dan Gading Suryo. ’’Jadi ada dua bakal calon wakil kepala daerah yang dari internal,’’ tandas politisi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini.
Sonny menyebut, surat tugas tersebut menjadi pintu awal bagi DPP Partai Golkar untuk memberikan rekomendasi pada pesta demokrasi daerah tahun ini. Namun, penentuan akhir akan ditetapkan berdasarkan hasil survei terhadap elektabilitas dari masing-masing bacalon. ’’Ada tiga kali survei. Sampai nanti kalau sudah survei dan dinyatakan bahwa Ning Ita adalah calon terbaik di Kota Mojokerto, rekomendasi akan segera diturunkan berikut juga dengan wakilnya,’’ ulas dia.
Terkait rekomendasi, Sonny menyatakan menjadi kewenangan sepenuhnya dari DPP Partai Golkar. Dengan modal dua kursi dari hasil Pileg 2024, dia menyebut akan terus menjalin komunikasi dengan partai politik (parpol) lainnya untuk bisa sama-sama mengusung pasangan calon di Pilwali Mojokerto.
Sementara itu, Ning Ita mengucapkan terima kasih kepada DPD Partai Golkar yang tetap mempercayainya untuk kembali maju di Pilkada 2024. Terlebih, partai beringin ini juga menjadi kendaraan politiknya pada pilwali periode lalu. ’’Selain sudah diberikan surat tugas sejak Januari 2024, hari ini (Minggu, 13/5) Golkar Kota Mojokerto juga mendeklarasikan untuk pemenangan kita dalam Pilwali Kota Mojokerto 2024,’’ ulasnya.
Dikonfirmasi terkait dua bakal calon wawali dari Golkar, Ning Ita menyebut akan menggodoknya dengan nama-nama lainnya. Meski belum menyebutkan siapa saja yang akan digandeng, namun dia menyebut ada beberapa usulan yang berasal dari parpol. ’’Dari komunikasi dengan semua partai, ada keinginan untuk bisa disetujui dan mengusulkan kader-kadernya bisa mendampingi saya dalam Pilwali 2024,’’ tandas dia.
Imbuh Ning Ita, proses tersebut masih cukup panjang dan akan diputuskan sebelum 27 Agustus saat pendaftaran di KPU. ’’Sehingga dalam kurun waktu ini kita belum bisa memberikan keputusan, karena semuanya masih proses,’’ papar dia. Dengan surat tugas yang dikantongi Ning Ita dari Golkar, maka sudah ada 5 partai yang telah dipinang bakal calon petahana ini untuk mengusungnya di Pilwali Mojokerto. Masing-masing Partai NasDem, PDIP, PAN, dan PKB. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi