Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Usung Tema Toleransi, Biksu jadi Panitia Pemungutan Suara

Fendy Hermansyah • Kamis, 15 Februari 2024 | 17:55 WIB

TPS TOLERANSI: Petugas TPS menggunakan baju ragam adat dan agama di TPS Sentanan Kota Mojokerto, Rabu (14/2). TPS tersebut mengusung tema Kampung Toleransi.
TPS TOLERANSI: Petugas TPS menggunakan baju ragam adat dan agama di TPS Sentanan Kota Mojokerto, Rabu (14/2). TPS tersebut mengusung tema Kampung Toleransi.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penyelenggaraan Pemilu 2024 disambut antusias masyarakat Kota Mojokerto.

Salah satunya terlihat dari upaya panitia setempat menampilkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 di Jalan Karyawan No 4, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan yang bertemakan Kampung Toleransi Sentanan.

TPS yang berada di area SMP Negeri 7 Kota Mojokerto membawa tema utama tentang toleransi. Panitia setempat mengenakan kostum religi masing-masing agama.

Ada yang memakai pakaian biarawati khas agama Kristen, pakaian Hindu, pakaian cheongsam khas Konghucu, pakaian koko beserta sorban dan kopiah khas kaum Muslim, dan lainnya.

Area tempat pemungutan suara pun dihias dengan begitu apik. Dekorasi bunga-bunga dipasang pada dinding gate jalur masuk hingga tempat pemilihan suara, dilengkapi dengan karpet. Lalu, ada bingkai Instagram untuk spot foto.

Tema dan dekorasi yang unik pun menarik antusias warga untuk berpatisipasi menyalurkan hak suara mereka pada pemilu ini.

Urik Sugianto, petugas linmas setempat mengatakan, warga merasa senang dan antusias dengan tema yang diusung karena berbeda dari TPS lainnya. TPS 02 ini didekorasi dengan indah dan bisa digunakan untuk berfoto.

’’Jadi orang-orang yang mau nyoblos senang kelihatannya, karena berbeda dari TPS yang lain. Banyak yang foto-foto. Kalau orang ndak senang kan, nggak mungkin sampai lama tadi,’’ ungkapnya.

Urik juga menyebutkan, pelaksanaan TPS pada agenda pemilihan umum selalu di area SMP Negeri 7 Kota Mojokerto.

Tetapi penggunaan tema-tema tertentu untuk menghias TPS, baru dilakukan tahun ini. ’’Ini kebetulan ada lomba itu saja, tahun ini. Dulu-dulu tidak ada,’’ sebutnya. (fir/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #pemilu #tps #toleransi #mojokerto