Enam Proyek Drainase di Mojokerto Digeber

Khudori Aliandu • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 19:09 WIB
PRIORITAS: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto melakukan perbaikan saluran drainase sebagai bagian dari penanggulangan banjir saat musim hujan di kawasan Jetis, Kamis (17/9). (Dori/JPRM)
PRIORITAS: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto melakukan perbaikan saluran drainase sebagai bagian dari penanggulangan banjir saat musim hujan di kawasan Jetis, Kamis (17/9). (Dori/JPRM) 

Di Desa Trowulan Telan Anggaran Rp 1,4 Miliar 

KABUPATEN - Upaya penanganan banjir dan genangan di wilayah Kabupaten Mojokerto menunjukkan progres yang positif. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto saat ini tengah mengebut pengerjaan enam paket proyek pembangunan serta peningkatan sistem drainase yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah. 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah mengungkapkan, dari enam paket proyek yang berjalan, satu di antaranya bahkan sudah tuntas 100 persen. ”Proyek-proyek ini menjadi prioritas di tahun berjalan sedianya untuk penanganan, pastinya untuk mengelola dan mengendalikan lebihan air permukaan seperti air hujan dan lain-lain, agar air menuju pembuangan air yang semestinya dan tidak menimbulkan masalah. Mengingat ada wilayah yang rawan banjir dan ada juga yang menimbulkan genangan,” ungkapnya, Kamis (17/9). 

Enam proyek drainase tersebut meliputi, pembangunan saluran drainase Lingkungan Desa/Kecamatan Jatirejo Rp 736 juta, pembangunan sistem drainase Lingkungan Desa Modongan, Kecamatan Sooko Rp 938 juta, pembangunan sistem drainase Lingkungan Desa/Kecamatan Trowulan Rp 1,4 miliar, peningkatan sistem drainase perkotaan Desa/Kecamatan Jetis Rp 232 juta, peningkatan sistem drainase perkotaan Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari Rp 970 juta, dan peningkatan sistem drainase perkotaan Desa/Kecamatan Trawas Rp 452 juta. 

Yuni menegaskan, dari total enam paket tersebut, drainase di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, tercatat sebagai paket pertama yang sukses rampung 100 persen. Sementara itu, lima paket lainnya saat ini masih dalam tahap proses pelaksanaan. Secara keseluruhan, rata-rata progres fisik kelima paket tersebut saat ini sudah berada di kisaran 40 hingga 60 persen.

 

”Rata-rata sudah sesuai target yang direncanakan. Bahkan, ada yang sudah mencapai 80 persen progresnya, yaitu di Leminggir,” tambah Yuni.

 

Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto optimistis seluruh rangkaian proyek ini dapat tuntas lebih awal dari jadwal yang ditentukan, dengan target keseluruhan rampung pada akhir November mendatang. Percepatan ini salah satunya didukung oleh penggunaan material konstruksi pabrikan berupa U-gutter yang dinilai lebih efisien dalam hal waktu pemasangan.

 

”Melalui proyek strategis ini, Pemkab Mojokerto berharap persoalan genangan air dan banjir di berbagai titik lingkungan serta kawasan perkotaan dapat segera teratasi secara optimal demi kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (ori/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
proyek kabupaten mojokerto Pemkab Mojokerto proyek drainase