Napi Lapas Mojokerto Dilatih Bikin Kuliner Kekinian

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 08:05 WIB
BEKAL WIRAUSAHA: Narapidana Lapas Kelas IIB Mojokerto mengikuti pelatihan membuat minuman kekinian dari Pemkot Mojokerto, Senin (7/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)
BEKAL WIRAUSAHA: Narapidana Lapas Kelas IIB Mojokerto mengikuti pelatihan membuat minuman kekinian dari Pemkot Mojokerto, Senin (7/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)

Pemkot Berharap Jadi Bekal Usaha setelah Bebas

KOTA - Pemkot Mojokerto memberi pelatihan keterampilan berwirausaha kepada puluhan narapidana Lapas Kelas IIB Mojokerto. Keterampilan di bidang kuliner berupa pembuatan keripik dan minuman kekinian itu diharapkan bisa menjadi bekal warga binaan merintis usaha setelah bebas dari penjara.

Kegiatan pelatihan digelar selama dua hari, 7-8 September 2026, diikuti 60 napi. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, warga binaan lapas menjadi salah satu kelompok sasaran pelatihan usaha pada tahun ini. ’’Dengan harapan mereka yang nanti sudah keluar memiliki keterampilan yang bisa dijadikan modal untuk berwirausaha, khususnya kuliner,’’ tuturnya saat membuka kegiatan, Senin (7/9).

Ning Ita, sapaan Wali Kota, menyebutkan pelatihan difokuskan pada sektor kuliner karena memiliki peluang usaha yang luas. Perkembangan usaha kuliner di Kota Mojokerto saat ini sangat pesat, dengan munculnya restoran, kafe, warung, hingga pedagang kaki lima. Sektor ini, lanjutnya, bahkan mampu menyumbang lebih dari 20 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Mojokerto.

’’Setiap tahun ada tempat-tempat kuliner baru. Karena itu, peluang usaha di bidang kuliner masih terbuka sangat luas bagi siapa saja yang ingin berusaha di wilayah Kota Mojokerto, termasuk para mantan warga binaan dari lapas ini,’’ tuturnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat menjadi modal awal para napi untuk merintis usaha begitu mereka kembali ke tengah masyarakat. Pada hari pertama pelatihan, Senin (7/9), peserta mendapat penjelasan materi dan mengikuti praktik membuat minuman ala kafe kekinian.

Mereka belajar mengolah bahan-bahan sederhana menjadi aneka minuman yang menarik dan memiliki nilai jual. Salah satunya kreasi minuman menggunakan jeli yang disajikan dalam buah kelapa. Sementara itu, pada hari kedua kemarin (8/9), para napi menjalani pelatihan dengan materi pembuatan keripik. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kuliner kekinian napi dilatih lapas mojokerto napi mojokerto